• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 25 September 2018

     

     
    Home   »  Internasional
     
    Datang ke TPS, Suu Kyi Dielu-elukan Rakyat Myanmar
    ANA DEA | Minggu, 08 November 2015 | 11:05 WIB            #INTERNASIONAL

    Datang
    Aung San Suu Kyi. Foto: Reuters - Jorge Silva

     
    FLOBAMORA.NET - Aung San Suu Kyi, pimpinan partai oposisi Liga Nasional untuk Demokrasi (LND) datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Suu Kyi pun dielu-elukan rakyat Myanmar yang ada di TPS itu.

    Suu Kyi datang ke TPS yang adalah gedung sekolah di Yangon, Minggu (9/11) pagi. Dia turun dari mobil dan terlihat dikawal beberapa orang. Para pengawal meneriaki rakyat Myanmar yang berkerubung untuk memberi jalan bagi Suu Kyi.

    Memakai blus merah marun, Suu Kyi menunjukkan wajah datar, tak ada senyum ataupun lambaian tangan. Ekspresi Suu Kyi begitu terus meski rakyat Myanmar yang ada di TPS itu mengelu-elukan dan para wartawan foto mengabadikannya dengan kamera.

    Rakyat Myanmar sendiri antusias mengantre di TPS sejak pagi. Mereka berharap ada titik balik dengan diadakannya Pemilu ini.

    "Saya sudah melakukan tugas saya untuk perubahan, bagi munculnya demokrasi. Saya harap peristiwa bersejarah ini semuanya berjalan baik ," tutur seorang guru Daw Myint (55), setelah memberikan suaranya untuk NLD.  

    Namun, ada juga nada pesimis seperti dilontarkan Khin May Oo (73). Dia berharap ada titik balik perubahan dengan pemilu ini namun dia khawatir akan dominasi militer.

    "Saya tak yakin mereka akan menerima hasil pemilu," tuturnya.

    Pada pemilu Myanmar tahun ini, sekitar 30 juta orang terdaftar untuk memilih. Suara mereka akan menentukan siapa di antara 6.000 kandidat dari lebih 90 partai yang mengisi 664 kursi parlemen.

    Partai Persatuan Pembangunan Solidaritas (USDP), yang telah berkuasa sejak 2011 dan disokong militer, ialah salah satu partai yang diperkirakan bakal meraup banyak suara. Pesaingnya ialah partai oposisi Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) pimpinan Aung San Suu Kyi.

    Namun, 25% dari seluruh kursi tersebut telah dialokasikan untuk perwakilan militer. Besar kemungkinan mereka akan berpihak pada USDP. Untuk bisa menjadi mayoritas sekaligus mengalahkan USDP, NLD dan partai-partai oposisi harus meraih 67% dari semua kursi di parlemen.

    NLD diduga akan meraih kemenangan besar dalam pemilu, walaupun Suu Kyi tidak bisa menjadi presiden karena konstitusi negara itu -yang dirancang rezim militer- melarangnya.

    Dalam ketentuan itu, seseorang tidak bisa menjadi presiden jika menikah dengan orang asing dan juga memiliki anak orang asing. Sekadar catatan, suami Suu Kyi ialah mendiang Michael Aris, sejarawan asal Inggris. Pasangan tersebut memiliki dua putra.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.