• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 18 Juni 2018

     

     
    Home   »  Gaya Hidup
     
    Tak Muncul Gejala, Jangan Sampai Prediabetes Jadi Diabetes
    ANA DEA | Senin, 09 November 2015 | 09:16 WIB            #GAYA HIDUP

    Tak
    Ilustrasi

     

    Diabetes Melitus (DM) juga dikenal sebagai penyakit silent killer atau membunuh diam-diam. Sebab, pada awal kemunculannya penyakit ini tidak menimbulkan gejala.

     

    Berdasarkan data International diabetes Federation (IDF), setengah dari penyandang diabetes tidak menyadari kondisi yang dialaminya. diabetes sering kali baru diketahui,
    ketika sudah muncul komplikasi penyakit lain.

     

    Ketua Pengurus Besar Persatuan diabetes Indonesia (PB Persaida) Agung Pranoto mengatakan, sebelum terkena diabetes sebenarnya ada fase prediabetes. Normalnya, gula darah berkisar antara 70 mg/dl hingga 100 mg/dl. Jika gula darah sudah di atas 200 mg/dl maka dikatakan dibetes.

     

    “Gula darah 140-200 mg/dl disebut prediabetes, bisa gula darah puasa, bisa gula darah dua jam setelah makan, atau dua-duanya,” kata Agung di Gedung Kementerian Kesehatan, Kamis (5/11/2015).

     

    Fase prediabetes bisa muncul pada orang yang sering konsumsi lemak tinggi, makanan manis, dan jarang olahraga. Mereka yang terkena prediabetes pun biasanya tak menyadari telah prediabetes. Padahal, pada fase prediabetes sudah terjadi kemerosotan sel beta pankreas.



    Mereka pada kelompok ini juga sudah memiliki risiko komplikasi penyakit seperti jantung, dan diabetes. Maka sangat penting melakukan pemeriksaan kadar gula darah. Jika diketahui prediabetes, segera melakukan pencegahan agar tidak menjadi diabetes.

     

    “Kalau dilakukam intervensi bisa ditunda diabetesnya lima sampai tujuh tahun atau bahkan diabetes enggak  jadi muncul,” jelas Agung.

     

    Pencegahannya tentu saja dengan melakukan pola makan gizi seimbang, olahraga teratur, hentikan kebiasaan merokok, dan rutin cek gula darah. Lakukan pola hidup sehat ini sejak masih muda dan kenalkan pada anak-anak.


     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.