• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 21 Agustus 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Ini Tanggapan Bank Mandiri soal Saldo Nasabah Mendadak Jadi Rp 1,5 Miliar
    ANA DEA | Rabu, 11 November 2015 | 15:03 WIB            #NASIONAL

    Ini
    Ilustrasi: Pelayanan nasabah di Plaza Bank Mandiri, Jakarta.

     
    JAKARTA - Beberapa waktu lalu dikabarkan bahwa seorang nasabah bernama Nanang Indra Kurniawan menarik uang tunai menggunakan kartu ATM Commonwealth Bank menggunakan mesin ATM Bank Mandiri di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

    Tanpa diduga, Nanang mendadak "kaya" karena saldo di rekeningnya menjadi Rp 1,5 miliar. (Baca: Saldo Nasabah Ini Mendadak Jadi Rp 1,5 Miliar Saat Tarik Uang di ATM Mandiri)

    Menanggapi peristiwa tersebut, Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas menjelaskan, pihaknya telah mengetahui hal tersebut.

    Meskipun demikian, Rohan mengaku, pihaknya belum menerima laporan terkait peristiwa tersebut.

    "Kami belum menerima laporan, tapi kami membaca beritanya. Kami sedang telusuri transaksi di ATM Bandara Ngurah Rai karena tidak ada nomor rekening kartu dan lain-lain," ujar Rohan, Selasa (10/11/2015) malam.

    Lebih lanjut, Rohan menjelaskan bahwa penarikan nasabah pemilik rekening bank asing di mesin ATM Bank Mandiri akan menggunakan jaringan Visa internasional. Dengan demikian, terdapat kemungkinan pula bahwa kejadian rekening "mendadak kaya" ini terjadi di jaringan Visa.

    Hal inilah, imbuh Rohan, yang sedang ditelusuri oleh pihaknya.

    "Bank Mandiri masih menelusuri karena semua transaksi di semua ATM di Bandara Ngurah Rai satu per satu harus kami telusuri," terang Rohan.

    Kejadian ini terjadi pada Senin (9/11/2015). Nanang yang merupakan dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Gadjah Mada "terdampar" di Bandara Internasional Ngurah Rai akibat penundaan dan pembatalan penerbangan menyusul abu vulkanik.

    Tujuannya untuk berjaga-jaga jika penerbangan tertunda, ia membutuhkan biaya untuk penginapan maupun transportasi.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.