• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 22 Mei 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Rosihan: Saya Berharap Maumere Jadi DOB
    VICKY DA GOMEZ | Sabtu, 15 Februari 2014 | 21:38 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Rosihan:
    Kabupaten Sikka

     

    Maumere, Flobamora.net - Ketua Tim Observasi Lapangan dari Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD) Rosihan mengatakan pihaknya telah mempelajari seluruh dokumen yang diserahkan Pemerintah Kabupaten Sikka untuk memekarkan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Maumere.

     

    “Tapi ini bukan janji, karena soal jadi atau tidak jadi itu ada institusi lain ang lebih berhak. Hanya kalau melihat riwayat perjuangan, saya sih berharap aumere bisa jadi,” ujarnya di Maumere, Sabtu (15/2) yang disambut tepuk tangan meriah.

    Rosihan mengatakan, ini kali pertama dia menginjakan kaki di Kota Maumere. Mungkin saja, dia akan datang lagi Kota Maumere untuk yang kedua kali atau yang  kjetiga kali. Pengantar singkat ini menuai berbagai persepsi bahwa kemungkinan besar Kota Maumere lolos menjadi kota otonom.

    Soal baru kali pertama sampai Kota Maumere dan berharap bisa datang lagi, juga dia singgung saat bertatap muka dengan warga masyarakat Desa Waiara Kecamatan Kewapante. Thomas Nining Pau, anggota Forum Percepatan Pembentukan DOB Kota Maumere pun langsung menyambarnya. “Datang berikut pada saat pelantikan pejabat Walikota,” sergahnya disambut tepuk tangan.

    Kesan pertamanya, terhadap Kota Maumere adalah penduduk yang ramah, dan suasana yang segar. Dia melihat wajah ceriah warga masyarakat seakan-akan semakin mendorong secepatnya Maumere menjadi kota otonom.  

    Rosihan mengatakan, saat ini DPOD menurunkan tim observasi lapangan ke 65 calon daerah otonomi baru sebagaimana yang sudah mendapatkan amanat presiden (ampers).

    Menurut dia kerja besar ini harus dituntaskan sebelum persidangan terakhir yang direncanakan pada 6 Maret 2014 mendatang.

    Kepala Sub Direktorat Penataan Daerah Wilayah I pada Kementerian Dalam Negeri ini mengatakan sejatinya pemekaran sebuah daerah adalah untuk mendekatkan pelayanan sehingga mempercepat kesejahteraan masyarakat.

    “Jangan sampai dengan pemekaran lalu induknya sakit dan anaknya yang sehat, atau sebaliknya anaknya sakit tapi induknya yang sehat,” jelasnya. ***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.