• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 25 September 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    KM Wihan Sejahtera dan Kisah Heroik Penumpang yang Selamat
    ALEX | Rabu, 25 November 2015 | 13:23 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    KM
    Ibu Murti sedang diambil keterangan oleh polisi pascatenggelamnya KM Wihan Sejahtera

     

    Insiden tenggelamnya Kapal Motor Wihan Sejahtera, Senin (16/11) pagi, di Teluk Lamong, Gresik, Jawa Timur  tidak bisa dilupakan oleh semua penumpang yang selamat.

      

    IBU Murti baru saja menenangkan dua buah hatinya Radit (6) dan Dila (11) untuk berisitirahat. Saat itu KM Wihan Sejahtera yang membawa mereka menuju Ende, Flores baru saja memasuki Teluk Lamong Gresik. Tiba-tiba terdengar benturan keras. Brakkk…..kapal yang mereka tumpangi seketika saja oleng. Ada apa gerangan?

     

    Seketika Murti bergerak ke dek satu  menuju lambung kapal untuk mendapatkan pertolongan dari kapal lain yang saat itu dekat di lokasi. Namun, pelampung itu Murti berikan kepada kedua anaknya. Murti tidak memikirkan nyawanya, hingga harus melompat dan berenang dengan memegang kedua anaknya agar tidak terpisah.

     

    "Pertama mendapatkan pelampung, dari kapal lain pelampungya saya berikan ke Radit. Kemudian dapat pelampung lagi, tapi pelampungnya saya berikan ke Dila," kata Murti seperti dilansir suarasurabaya.net, Senin  16 November 2015.

     

    Dia menceritakan, saat mendapatkan pelampung pertama, sempat terpisah dengan anak pertamanya, Dila. Kemudian, dirinya mencoba berenang, untuk meraihnya dan kembali mendapatkan pelampung.



    Setelah itu dia menyatukan pelampung agar tidak terpisah dengan cara mengikat pelampung Radit dengan pelampung Dila. "Saat terselamatkan semua. Saya memegang keduanya, dan berada di tengah dengan tidak menggunakan pelampung," terang dia.


    Sementara itu menurut Murti, Karolus adik iparnya juga selamat berkat mendapatkan pelampung dari kapal lain. Kebetulan, posisinya juga berada di belakangnya persis. "Semua pelampung yang dari kapal lain itu saya berikan pada kedua anak saya dan adik ipar," ujar dia.


    Dia menuturkan, dia bersama dua anaknya dan adik ipar itu baru saja dari Yogyakarta untuk liburan dan ziarah ke tanah makam neneknya. Rencananya hari ini pulang ke kampung halamannya, di Ende, Flores.

     

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, proses kejadian tenggelamnya KM Wihan Sejahtera bermula saat kapal bertolak dari Jamrud Utara Pelabuhan Tanjung Perak.


    "Kapal ini bertujuan ke Ende. Setelah melewati Teluk Lamong, tiba-tiba kapal berbalik arah karena kapten tahu kalau Kapal mengalami problem," kata Reka Yusmara Mardiputra Humas Terminal Teluk Lamong.


    Setelah miring 30 derajad, 140 orang penumpang dipindahkan sebelum kapal akhirnya tenggelam. Saat kapal miring ini, Terminal Teluk Lamong sudah mempersiapkan penyandaran. Tapi, mereka memilih ingin balik ke Terminal Jamrud Utara. Akhirnya Kapten memutuskan untuk ke Jamrud Utara. Tapi ditengah pelayaran kapa terbalik pada pukul 09.30 WIB, saat proses kembali itu.

     

    Buka Posko

     

    Tenggelamnya KM Wihan Sejahtera yang baru beberapa waktu melayani rute Surabaya – Ende tidak saja membuat kaget dan panik keluarga korban  yang ikut dalam pelayaran, tetapi juga Pemerintah Kabupaten Ende.

     

    Bupati Ende Marselinus Y.W Petu memerintahkan dinas perhubungan setempat untuk membuka Posko berkaitan dengan tenggelamnya kapal Roro Wihan Sejahtera. Posko itu bertujuan, agar semua informasi bisa keluar dari satu pintu sehingga tidak membias khususnya terkait penyebab tenggelamnya kapal, jumlah penumpang serta barang yang ada di dalamnya.

     

    "Cari tahu penyebab yang jelas dan berikan penjelasan yang sejelasnya. Jangan sampai ada penjelasan berbeda yang bisa membingungkan masyarakat terutama  para pengguna jasa kapal roro tersebut," kata Bupati Marsel saat rapat koordinasi dengan instansi terkai dua jam setelah musibah tersebut terjadi.

     

    Ditengah ketidakpastian dan masih sampan-siurnya informai,  Kepala Operasional PT Trimitra Samudra Cabang Ende, Simplisius Maralalu  mengatakan semua  penumpang  KM Wihan Sejahtera yang dinahkodai Kapten Asep Suartono yang  tenggelam di perairan sekitar Teluk Lamong, Senin (16/11) pagi, dinyatakan selamat termasuk para penumpang asal Kabupaten Ende.


    Menurutnya Insiden tenggelamnya kapal Roro  tersebut diduga kuat  karena benturan dengan bangkai kapal di sekitar Teluk Lamong. Dia membantah, insiden tenggelamnya kapal akibat muatan yang melebihi kapasitas .Kondisi terakhir muatan kapal masih dibawah normal.


    Dia merincikan, muatan trayek trip keenam kali ini dengan  tujuan Surabaya-Ende, jumlah truk besar (TB) sebanyak 43 buah, truk sedang (TS) 9 buah, kendaraan kecil (KK) sebanyak 9 buah dan jumlah penumpang sebanyak 212 termasuk kru kapal.


    Sementara itu untuk  standar normalnya  muatan kapal, TB 53, TS 9, KK sebanyak 25 dan kapasitas penumpang sebanyak 650 orang."Informasi yang mengatakan jika  pengaruh muatan itu tidak benar. Karena muatan  masih dibawah normal.Ini karena  benturan bangkai kapal yang dibawa arus apalagi itu jalur besar kapal yang selalu melewati area tersebut," ujarnya.


    Dia menyatakan, berdasarkan manifes yang peroleh dari Surabaya, jumlah penumpang dan kru kapal 212 orang . Sementara  informasi dari keluarga tentang adanya korban hilang tidak ada .Dapat dipastikan semua penumpang selamat.

     

    Tiba di Ende 

     

    Kegundahan yang menghinggapi perasan keluarga korban KM Wihan Sejahtera, akhirnya sirna. Kerinduan mereka pun terobati dan terbayar. Rabu (18//1), 10 penumpang  yang selamat tiba di Bandara Haji Hasan Aroeboesman, Rabu. Menggunakan pesawat KALSTAR. Kedatangan mereka disambut Asisten Pemerintahan Martinus Shatban mewakili Bupati Ende dan beberapa pejabat Forkompinda lainnya.


    Banjir air mata dan isak tangis pecah di ruang VIP bandara saat para kerabat saling berpelukan dan menangis histeris ketika bersua muka. Tangis haru karena bertemu dengan keluarga yang selamat dari musibah tenggelamnya KM Wihan Sejahtera. 

     

    Ke-10 penumpang selamat yang tiba hari itu adalah Ihwan Bob, Fadli Adam, Maria Inviolata, Sumiyati, Junaidi, Mikhael Lado, Siprianus Rowo, Julius Rupa, Mahya dan Suwety.

     

    Salah seorang penumpang Fadlin Adam menceritakan ihwal dirinya selamat dari musibah tenggelamnnya KM Wihan. Dia menuturkan, awalnya ada suara benturan yang cukup  keras di bagian bawah kapal. Selanjutnya, perlahan-lahan kapal mulai miring dan penumpang pun panik serta berusaha melompat ke laut.


    "Saya pun ikut lompat ke laut setelah mendapat jaket pelampung.Karena kurang perhitungan maka saya mendapat benturan keras di kedua kaki saya. Mungkin ada sayap kapal atau apa sehingga kaki saya terbentur, " kata Fadli Adam yang juga salah seorang sopir truk expedisi. Akibatnya dia menderita patah kedua kaki tepatnya di telapak dan kini menggunakan kursi roda.


    Sementara itu Mahya warga Kelurahan Mautapaga Ende menceritakan, saat kejadian didirnya sedang mengisi TTS. Ketika itu terdengar dentuman yang keras dan dia merasakan kapal mulai miring.Ketika itu kepanikan yang luar biasa di dalam kapal.Teriakan untuk mencari pintu keluar .


    "Saat saya lihat kebelakang kapal sudah mulai miring. Kapal mulai bergetar dan beberapa penumpang sudah loncat termasuk sopir expedisi. Karena saya lihat mereka aman karena menggunakan pelampung maka saya berani untuk loncat," kata Mahya sambil mengatakan dirinya langsung berenang dan diselamatkan speedboat dari Pol air.


    Dia menyebutkan, kurang lebih 30 meter dia harus meloncat dari ketinggian kapal untuk menyelamatkan diri.Saat itu tambahnya kepanikan luar biasa terjadi di dalam kapal, Dia mengatakan selain dari Pol air, nelayan sekitar juga melakukan evakuasi dan menyelamatkan para penumpang.

     

    Itulah sekelumit kisah dibalik tenggelamnya KM Wihan Sejahtera yang sempat meremas nadi dan jantung masyarakat Kabupaten Ende terutama penumpang. Akhirnya mereka semua selamat dari musibah tersebut   ***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.