• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 19 September 2018

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Sudah Banyak Warga yang Mengeluh, Pak Ahok Ayo Coba Naik Metromini
    ANA DEA | Senin, 07 Desember 2015 | 08:00 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Sudah
    Ilustrasi/ Metromini dan Kopaja di Terminal Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (25/9/2015).Foto: Rachman Haryanto

     
    JAKARTA - Angkutan umum yang layak masih cuma sekadar angan-angan di benak warga Jakarta. Persoalan bobroknya Metromini dan Kopaja dengan berita teranyar kecelakaan di Tubagus Angke, Jakbar, yang menewaskan 18 orang menambah daftar hitam moda transportasi di Ibu Kota. 

    "Saya lihat memang Pemprov DKI Jakarta nggak sanggup membereskan transportasi di Jakarta. Kalau main buang-buang (Metromini) saja, anak sekolah juga bisa main buang-buang saja. Kalau mau buang itu dia sudah pikir belum itu penggunanya mau diapain. Terus juga orang yang bekerja di Metromini itu mau dikasih makan apa keluarganya," ujar pengamat transportasi, Azas Tigor Nainggolan saat dihubungi, Senin (7/12/2015). 

    Nah sebelum berbicara soal memusnahkan Metromini, Gubernur DKI Jakarta alias Ahok disarankan mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan. Menjajal menggunaka Metromini jadi pilihan baik agar Ahok tahu bagaimana keluhan warga yang kesehariannya bergantung pada Metromini atau pun Kopaja. 

    "Makanya Ahok harus tahu dulu lapangannya seperti apa gitu lho. Naik dong Metro Mini sesekali, supaya dia tahu kondisinya seperti apa. Dia ngomong sama sopir Metro Mininya, ngomong sama operatornya bener nggak anak buahnya kerja," harap Tigor. 

    "Jadi Ahok harus kerja bener, naik dong Metro Mini sesekali, ngobrol. Tapi jangan pakai pengawalan, naik dong kaya kita gitu loh. Dia harus tahu dong, blusukan dong kaya Jokowi kalau cuma di Balai Kota doang ngomongnya 'membuang-membuang, menghancurkan, menyikat-sikat," imbuh dia. 

    Ahok lagi-lagi mengulang perintahnya kepada jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) agar tidak memberi toleransi terhadap Metromini dan Kopaja yang ugal-ugalan. Tak ada ampun lagi bagi Metromini, kata Ahok.

    "Tadi saya sudah perintahkan kepada Kadishub kita udah cabut trayek. Kan 1.600 nih Metromini dan menggugat ke PTUN kan? Nah saya katakan nanti Sudinhub yang tidak mau menindak semua kendaraan termasuk sopir-sopirnya mesti kita berhentikan. Ya sudah tegas ini," kata Ahok usai menghadiri peluncuran buku biografi Sutiyoso di Djakarta Theatre, Jl M.H Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (6/12/2015) malam. .

    Ahok menyebut anak buahnya menyatakan siap melakukan perintah Ahok. Sanksi tegas memang diperlukan karena kecelakaan Metromini kerap terjadi.

    Untuk diketahui, sepanjang tahun 2015 saja, tak kurang dari 11 kecelakaan yang melibatkan Metromini. Sebagian besar kecelakaan itu mengakibatkan korban jiwa.

    Berikut daftar kecelakaan Metromini sepanjang tahun 2015 berdasarkan catatan detikcom:
     
    6 Desember 2015
    Metromini B80 Kalidere-Grogol
    Lokasi: Dekat Stasiun Angke
    Metromini menyerobot palang perlintasan dan tertabrak commuter line
    Korban: 18 tewas 

    27 November 2015
    Metromini S62 Blok M-Lebak Bulus
    Lokasi: Jalan Metro Pondok Indah
    Menyerempet motor, zig-zag, lalu terguling.
    Korban: 1 luka berat (kernet), 2 luka ringan (sopir dan pemotor)

    2 Oktober 2015
    Metromini P17 Senen - Manggarai
    Lokasi: Menteng
    Menerobos lampu merah, menabrak motor
    Korban: 1 luka ringan

    16 Agustus 2015
    Metromini S75 Blok M Pasar Minggu
    Lokasi: Perempatan Pejaten
    Menerobos lampu merah, menabrak Honda CRV
    Korban: 1 luka ringan (sopir CRV)

    5 Agustus 2015
    Metromini T41 Tanjung Priok - Pulogadung
    Lokasi: Jalan Plumpang, Koja
    Gagal mendahului truk, menyerempet motor
    Korban: 1 tewas (terlindas metromini)

    2 Agustus 2015
    Metromini P07 Senen-Semper
    Lokasi: Jalan Yos Sudarso, Tanjung Priok
    Bermaksud masuk jalur busway, menabrak bus PPD
    Korban: 3 luka berat (termasuk sopir), empat luka ringan

    1 Juli 2015
    Metromini S69 Blokm-Ciledug
    Lokasi: Flyover Kebayoran Lama
    Menabrak pembatas jalan lalu terguling
    Korban: -

    28 Juni 2015
    Metromini S75 Blok M - Pasar Minggu
    Lokasi: Blok S, Jaksel
    Berkejaran dengan bus lain, menabrak pejalan kaki dan pohon
    Korban: 1 tewas (pejalan kaki), belasan luka berat dan ringan

    10 Maret 2015
    Metromini S69 (Blok M - Ciledug)
    Lokasi: Flyover Kebayoran Lama
    Berkejaran dengan sesama S69, menabrak tiga sepeda motor
    Korban: 2 luka berat, 3 luka ringan

    11 Februari 2015
    Metromini T-52 Kampung Melayu - Stasiun Cakung
    Lokasi: Bidaracina
    Menabrak motor
    Korban 1 luka berat (pemotor)

    11 Februari 2015
    Metromini T-47 Senen - Pondok Kopi
    Lokasi: Jalan I Gusti Ngurah Rai
    Menabrak penyeberang jalan
    Korban: 1 tewas 

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.