• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 18 Juli 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    4 Kemungkinan Putusan MKD untuk Setya Novanto
    ANA DEA | Rabu, 16 Desember 2015 | 11:10 WIB            #NASIONAL

    4
    Ilustrasi

     

    JAKARTA - Sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait dugaan pelanggaran etika yang dilakukan Ketua DPR RI Setya Novanto memasuki babak akhir. Mahkamah akan membacakan putusan apakah Setya Novanto terbukti melanggar etik atau tidak.

    Pengamat politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun mengungkap adanya 4 kemungkinan putusan untuk Setya Novanto. Kemungkinan pertama, MKD memutuskan Setya Novanto tidak melakukan pelanggaran etika seperti yang dituduhkan terkait pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden RI serta permintaan saham.

    MKD, menurut dia, kemungkinan akan menganggap bukti rekaman dan keterangan saksi tidak meyakinkan dan konten rekaman justru mengarah kepada Riza Chalid yang melakukan pencatutan nama dan permintaan saham.

     

    "MKD juga belum memiliki keyakinan untuk mengambil keputusan sanksi karena saksi kunci M Riza Chalid tidak bisa hadir di sidang MKD. Keputusan ini akan memunculkan perbedaan pendapat dari anggota MKD dan reaksi publik yang luas," kata Ubedilah Badrun, Rabu (16/12/2015).

    Kemungkinan kedua, lanjut Ubedilah, MKD memberikan sanksi ringan berupa teguran tertulis bahwa Setya Novanto telah melakukan pelanggaran etik ringan. "Teguran tertulis ini ditafsirkan MKD sebagai lanjutan atas teguran lisan yang pernah diberikan kepada Setya Novanto dalam kasus pertemuannya dengan Donald Trump beberapa waktu lalu," imbuh Direktur Pusat Studi Sosial Politik (Puspol) Indonesia itu.

    Keputusan memberikan hukuman tertulis, jelas dia, bisa menimbulkan reaksi publik karena akan muncul dugaan bahwa teguran tersebut hasil permufakatan elite politik.

     

    Kemungkinan ketiga, sambung Ubedilah, MKD memberikan sanksi sedang dengan pemindahan keanggotaan pada Alat Kelengkapan DPR atau pemberhentian dari jabatan Pimpinan DPR atau Pimpinan Alat Kelengkapan DPR dan diumumkan kepada publik.

    "Artinya Setya novanto kehilangan jabatan sebagai Ketua DPR tetapi tidak kehilangan keanggotaanya sebagai anggota DPR. Kemungkinan ketiga ini bisa jadi pilihan yang enak bagi semua pihak dan tidak banyak menimbulkan reaksi publik kecuali dari pihak Setya Novanto sebagai pribadi," papar dia.

    Kemungkinan keempat, lanjut dia, MKD memutuskan untuk membentuk panel persidangan penting untuk memutuskan sanksi berat kepada Setya Novanto.

    "Keputusan ini kemungkinannya kecil dilakukan karena akan menimbulkan kegaduhan yang berkepanjangan dalam beberapa bulan mendatang dan hal ini tidak diinginkan oleh Presiden Jokowi," pungkas Ubedilah.

    Sebelumnya, Jokowi menginginkan agar MKD bertindak fair dan memutuskan hasil persidangan berdasarkan fakta-fakta yang ada. "Saya ingin agar MKD melihat fakta-fakta yang ada. Lihat fakta-faktanya," ucap Jokowi dengan nada bicara sedikit meninggi.

    Jokowi juga meminta agar MKD mendengar suara yang beredar di masyarakat yang selama ini meminta agar kasus tersebut dapat diungkap secara adil. "Dengarkan suara publik, dengarkan suara rakyat, dengarkan suara masyarakat," tegas Jokowi.


     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        10 komentar



      NN 03 April 2017 - 04:54 WIB
      knSSji <a href="http://txmboehoatvn.com/">txmboehoatvn</a>, [url=http://qxrwvaizypuh.com/]qxrwvaizypuh[/url], [link=http://ablvkqtipfyn.com/]ablvkqtipfyn[/link], http://izvaowqgogxy.com/


      NN 02 April 2017 - 20:51 WIB
      PxgHu9 <a href="http://wdxwoiczwkgt.com/">wdxwoiczwkgt</a>, [url=http://ozjkfykwjrfc.com/]ozjkfykwjrfc[/url], [link=http://mjjjnhqjaliy.com/]mjjjnhqjaliy[/link], http://kaekvklhaire.com/


      NN 02 Februari 2017 - 04:44 WIB
      zQcnfE <a href="http://tdosbzgekufp.com/">tdosbzgekufp</a>, [url=http://kabhmmfsrssa.com/]kabhmmfsrssa[/url], [link=http://ymvjemkvwouk.com/]ymvjemkvwouk[/link], http://uhxbgtlyeump.com/


      NN 02 Februari 2017 - 04:43 WIB
      eXFxQy <a href="http://mkltsgnzfatj.com/">mkltsgnzfatj</a>, [url=http://xcbvkzbsyjsd.com/]xcbvkzbsyjsd[/url], [link=http://pvtyshbbukdk.com/]pvtyshbbukdk[/link], http://cuaxokhueqxv.com/


      NN 02 Februari 2017 - 04:33 WIB
      Zs3srG <a href="http://cqxwabucqifq.com/">cqxwabucqifq</a>, [url=http://cvegofaqcpnr.com/]cvegofaqcpnr[/url], [link=http://etfrcygnsuha.com/]etfrcygnsuha[/link], http://qhlalqfhcuwf.com/


      NN 29 Januari 2017 - 22:47 WIB
      Au8rji http://www.y7YwKx7Pm6OnyJvolbcwrWdoEnRF29pb.com


      NN 29 Januari 2017 - 22:45 WIB
      Hk55LA http://www.y7YwKx7Pm6OnyJvolbcwrWdoEnRF29pb.com


      NN 28 Januari 2017 - 12:08 WIB
      XsNxuS <a href="http://bhkptsxkgrhb.com/">bhkptsxkgrhb</a>, [url=http://rbottqgsyjpl.com/]rbottqgsyjpl[/url], [link=http://qquwcivvvrqi.com/]qquwcivvvrqi[/link], http://xmqqthpwkfwx.com/


      NN 10 Januari 2017 - 21:37 WIB
      7wwpLi <a href="http://bzzalqplxpwn.com/">bzzalqplxpwn</a>, [url=http://qxgosmuphnji.com/]qxgosmuphnji[/url], [link=http://dvejznlsawro.com/]dvejznlsawro[/link], http://jhcqnzmaerza.com/


      NN 03 Januari 2017 - 17:04 WIB
      f6nW1k http://www.FyLitCl7Pf7ojQdDUOLQOuaxTXbj5iNG.com
      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.