• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 21 Agustus 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Masyarakat Bebas Ambil Ikan di Waduk Jatigede
    ANA DEA | Selasa, 22 Desember 2015 | 08:40 WIB            #NASIONAL

    Masyarakat
    Waduk Jatigede direncanakan menjadi destinasi wiata terpadu yang mengintegrasikan berbagai macam aktivitas wisata, olarhaga, bisnis, dan perhotelan. Kondisi aktual waduk pada Kamis (17/12/2015).

     
    BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, Pemprov Jawa Barat tak henti-hentinya mengkampanyekan pentingnya gemar makan ikan kepada warganya.

    Untuk mendukung hal itu, Pemprov Jawa Barat akan memanfaatkan Waduk Jatigede sebagai momentum untuk meningkatkan konsumsi ikan warga Jawa Barat.

    Waduk yang belum lama digenangi ini akan dijadikan sebagai sentra baru produksi ikan di Jawa Barat. Masyarakat Jawa Barat dan Indonesia pada umumnya dibebaskan mengambil ikan di waduk itu, keluar masuk kawasan tanpa menggunakan tiket.

    "Kita sudah tanami benih ikan disana bersamaan dengan awal penggenangan ketika itu, siapapun boleh datang memancing ikan dan membawa pulang hasil tangkapannya. Biar warga Jawa Barat makan ikan lebih banyak," kata pria yang akrab disapa Aher itu di Bandung, Jawa Barat, Senin, (21/12/2015).

    Seperti diberitakan, Waduk Jatigede baru saja digenangi pada 31 Agustus 2015 lalu. Sampai saat ini penggenangan, baru mencapai 139, 5 juta meter kubik atau baru 14, 23 persen dari seluruh volume air yang ditargetkan, yakni, mencapai 980 meter kubik.

    Masih dibutuhkan waktu yang cukup lama menunggu sampai lahan hektaran itu benar-benar terisi air.

    Bersamaan dengan itu, kata Aher, Pemprov Jawa Barat, kini sedang menggodok rencana jangka panjang di Waduk Jatigede. Kata Aher, Pemprov Jawa Barat bakal mempercantik seputaran waduk untuk dijadikan salah satu destinasi wisata di Jawa Barat.

    "Kita akan percantik lagi, misalnya kita bangun hotel - hotel, restoran - restoran yang menunya lebih banyak menyediakan ikan ikan," katanya.

    Termasuk kawasan pemancingan pun akan dipercantik lagi. "Silahkan datang memancing, akan kami percantik tempatnya nanti. Hasil tangkapan boleh dibawa pulang ke rumah atau dibakar dan dinikmati di tempat," katanya.

    "Harapan kami, yang penting konsumsi ikan naik," tambah dia.

    Sebelumnya diberitakan, konsumsi ikan warga Jabar masih kecil. Padahal Jabar merupakan daerah dengan penghasil ikan terbesar di Indonesia.

    Data konsumsi ikan di Jawa Barat per tahun 2014 hanya 24 kilogram (kg) per kapita/tahun, sedangkan pada tahun 2015 naik sedikit menjadi 27 kg per kapita/tahun.

    Angka tersebut masih jauh dari konsumsi ideal standar World Health Organization (WHO), minimal sebesar 36 kg per kapita/tahun.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.