• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 20 September 2018

     

     
    Home   »  Pemilu
     
    Baliho Diturunkan, Caleg Ngamuk
    LEX | Selasa, 18 Februari 2014 | 15:42 WIB            #PEMILU

    Baliho
    Caleg Protes Penurunan Baliho

     
    Ende, Flobamora.net - Pembersihan atribut para caleg dan Partai Politik yang dilakukan oleh KPU, Panwaslu serta Kepolisian dan Satpol PP,Selasa (14/2) mendapat tantangan dari salah seorang caleg DPRD Kabupaten Ende  dari Daerah Pemilihan I Mochtar Wanda .

    Caleg dari Partai Kebangkitan Bangsa ini mengatakan, tidak setuju dengan penertiban yang dilakukan karena baliho yang dipajang di halaman rumah juga turut ditertibkan.

    “Kami mendapat penjelasan dari induk organisasi yang mengatakan, jika dipajang di halaman rumah tidak boleh diturunkan. Karena itu saya mempertanyakan mengapa Satpol PP mengambil baliho yang saya pajang di halaman rumah,”kata Wanda.

    Menurutnya, apa yang dia ketahui,yang boleh dibersihkan hanyalah yang pasang pada titik-titik yang ditentukan yang melanggar aturan  dan disepanjang jalan serta bukannya di halaman rumah penduduk.

    Sempat terjadi adu argumen antara dirinya dengan Panwaslu di lokasi ,tepatnya di Roworeke. Dia tetap bersih kukuh untuk tidak mengijinkan petugas menertibakan balihonya yang di pasang di halaman rumahnya depan Terminal Roworeke.

    Untuk menghindari hal buruk, para petugas akhirnya mengurungkan niat untuk menurunkan baliho di halaman rumah tersebut.

    Sementara itu, ketika melakukan aksi penurunan baliho terjadi salah komunikasi antara KPU, Panwaslu dan Polisi Pamong Praja. Hal ini berakibat molornya waktu penurunan Baliho yang sedianya dilakukan mulai pukul 09.00 Wita dan baru mulai pukul 11.00 wita. Ketiga lembaga ini belum ada kesepahaman siapa yang harus menurunkan baliho. Namun pada akhirnya diputuskan penurunan baliho dilakukan Satpol PP.

    Operasi penertiban dimulai dari Terminal Roworeke, selanjutnya dilakukan di sepanjang jalan. Semua baliho diturunkan minus Baliho para calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

    Sementara di pertigaan Wolowona, semua baliho diturunkan karena tidak sesuai dengan regulasi karena menempatkan foto para caleg di baliho, bukan pengurus partai yang tidak caleg serta visi dan misi partai, tanda gambar partai serta nomor urut dan nama para caleg.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.