• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 16 Agustus 2018

     

     
    Home   »  Internasional
     
    Paus Fransiskus Kecam Materialisme dalam Khotbah Natal di Vatikan
    ANA DEA | Jumat, 25 Desember 2015 | 12:46 WIB            #INTERNASIONAL

    Paus
    Sekitar 10.000 orang menghadiri misa di Gereja St Peter`s Basilica, Vatikan.

     

    VATIKAN - Paus Fransiskus memperingatkan 1,2 juta milliar penganut Katolik Roma agar tidak 'dimabukkan' oleh harta, yang disampaikan dalam khotbah Natal tahunannya.

    Dia menyerukan agar lebih banyak ketenangan hati dalam dunia yang terobsesi dengan "konsumerisme dan hedonisme, kekayaan dan pemborosan".

    Paus memperingati misa Malam Natal di Gereja St Peter di Basilika di depan sekitar 10.000 jemaat.

    Pada Jumat (25/12) ini dia akan menyampaikan pesan Natal tradisionalnya dari balkon tengah di lapangan St Peter.

    Ketika memperingati Misa Natal, Paus mengatakan Natal merupakan waktu untuk "lebih banyak menemukan siapa diri kita".

    Paus Fransiskus

    Paus mengkritik dunia yang penuh dengan budaya ketidakacuhan.

     

    Dia menyerukan kepada umat Kristen untuk menunjukkan kesederhanaan Yesus ketika masih anak-anak,"diluar keilahian-Nya, dia lahir ke dalam jurang kemiskinan" agar menjadi inspirasi dalam hidup mereka.

    "Dalam sebuah masyarakat yang seringkali dimabukkan dengan konsumerisme dan hedonisme, kekayaan dan pemborosan, penampilan dan narsisme, anak ini menyerukan kepada kita untuk bertindak dengan ketenangan hati, dengan kata lain, dengan cara yang sederhana, seimbang, konsisten, dapat melihat dan melakukan apa yang dianggap perlu," jelas dia.

    "Ditengah sebuah budaya ketidakacuhan yang tidak jarang menjadi kejam, gaya hidup kita harus lebih saleh, dipenuhi dengan empati, belas kasih dan kemurahan hati."

    Paus Fransiskus

    Paus Fransiskus merefleksikan tema penting dalam tiga tahun menjadi pemimpin tertinggi umat Katolik - kasih sayang, empati dan keadilan.

     

    Misa Natal dilakukan dengan pengamanan yang ketat, dengan petugas kepolisian yang berjaga di sekitar Vatikan. Setiap orang yang pergi ke basilika, gereja terbesar di Christendom, harus melewati detektor logam.

    Koresponden BBC mengatakan, Paus menggunakan khotbahnya untuk merefleksikan tema penting dalam tiga tahun menjadi pemimpin tertinggi umat Katolik - kasih sayang, empati dan keadilan.

    Paus Fransiskus

    Paus mengatakan Natal merupakan waktu untuk "lebih banyak menemukan siapa diri kita".

     

    "Dalam sebuah dunia yang sering kali tanpa ampun terhadap para pendosa dan lemah terhadap dosa, kita harus menumbuhkan rasa keadilan yang kuat, untuk memahami dan melakukan kehendak Tuhan," kata dia.

    Suaranya terkadang terdengar serak- karena efek dari flu ringan yang dialaminya sejak awal pekan ini.

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.