• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 18 Agustus 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Ini Tiga Pesan Jokowi untuk Basuki
    ANA DEA | Kamis, 07 Januari 2016 | 10:12 WIB            #NASIONAL

    Ini
    Presiden Joko Widodo

     
    JAKARTA - Keberhasilan Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) menyerap anggaran APBN 2015 sebesar 94,4 persen membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaruh harapan tinggi untuk penyerapan anggaran 2016 di pundak sang menteri, Basuki Hadimuljono.

    Jokowi yang ikut dalam Peluncuran Penandatanganan Kontrak Kegiatan Tahun Anggaran 2016 pada Rabu (6/1/2016) mengaku puas atas pencapaian Kementerian PUPR tahun lalu.

    Dalam sambutannya, Jokowi menitipkan tiga pesan terkait kegiatan pembangunan yang akan dilakukan oleh Kementerian PUPR selama tahun 2016.

    Pertama, Jokowi berharap segala bentuk pembangunan infrastruktur yang diselenggarakan oleh Kementerian PUPR mampu menjadi lapangan pekerjaan yang berdaya guna.

    "Kita mau buka lapangan kerja sebanyak-banyaknya mengingat anggaran sebesar Rp 104 triliun di Kementerian PUPR ini mampu menyerap tenaga kerja yang banyak. Jadi saya minta serap tenaga kerja sebanyak-banyaknya tapi tanpa melupakan teknologi juga," tambahnya.

    Kedua, lanjut Jokowi, gunakan kontraktor-kontraktor lokal untuk proyek-proyek yang nilai kontraknya di bawah Rp 50 miliar. Namun, jika harus kontraktor nasional yang mengerjakan, kontraktor lokal harus jadi sub-nya.

    Pesan kedua Jokowi itu merujuk pada keinginannya untuk meratakan perputaran uang yang terjadi di setiap proyek pembangunan infrastruktur.

    "Saya ingin agar peredaran uang semakin banyak di desa, jangan hanya mampir dan kemudian ketarik lagi. Daerah tidak akan dapat peredaran uang itu," himbaunya.

    Terakhir, Jokowi berpesan bagi semua kontraktor untuk mulai menggunakan barang-barang atau konten lokal dalam setiap aspek pembangunan infrastruktur.

    "Jangan sedikit-sedikit impor. Stop itu. Gunakan barang-barang lokal. Syukur bisa semuanya barang lokal. Nggak ada lagi nanti beli pipa dan baja yang impor padahal kita punya pabriknya di Batang dan Krakatau," tandasnya.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.