• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 23 Februari 2018

     

     
    Home   »  Regional
     
    Kelautan dan Perikanan sebagai Sektor Unggulan, Tapi Lowong Pimpinan
    VICKY DA GOMEZ | Sabtu, 16 Januari 2016 | 10:36 WIB            #REGIONAL

    Kelautan
    Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera lantik 19 pejabat eselon 2, Kamis (13/1) di Aula Setda Sikka

     
    MAUMERE, FLOBAMORA.NET - Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera, Kamis (14/1) melantik 19 pejabat eselon 2 dalam lingkup Pemkab Sikka. Uniknya, kelautan dan perikanan yang adalah salah satu sektor unggulan, justeru lowong pimpinan setelah ditinggalkan Lukman yang dipercayakan sebagai Kepala Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik Kabupaten Sikka.

    Selain Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) yang lowong pimpinan, terdapat dua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) strategis yang juga belum diisi pejabat eselon 2. Dua SKPD Itu adalah Bappeda Kabupaten Sikka yang masih dijabat Pelaksana Tugas Alfrin Parera, dan Dinas Pekerjaan Umum Pertambangan dan Energi Kabupaten Sikka yang ditinggalkan Fred K. Djen yang dimutasi sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka.

    Anggota DPRD Sikka Yoseph Karmianto Eri menyayangkan tidak diisinya pejabat DKP pada mutasi kali ini. Hemat dia, sebagai sektor unggulan, mestinya DKP tidak boleh lowong pimpinan. Dalam kondisi ini dia menuding, mutasi kali ini lebih bersifat politis, karena sudah ada pejabat yang disiapkan untuk promosi sebagai Kepala DKP.

    Rumor yang berkembang, sepertinya Bupati Yoseph Ansar Rera tengah menyiapkan salah satu pejabat eselon 3 untuk menduduki posisi Kepala DKP. Meskipun nantinya proses melalui lelang jabatan, mekanisme ini dianggap formalitas saja.

    Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sikka Konstantinus Tupen yang ditemui di ruang kerjanya, Kamis (14/1) sebelum pelantikan, mengatakan jabatan yang lowong akan diisi melalui mekanisme lelang jabatan. Dia sendiri belum tahu kapan pelaksanaan lelang jabatan dilakukan, dengan alasan belum dapat informasi dan instruksi dari Bupati Yoseph Ansar Rera.

    Pejabat eselon 2 yang dilantik hari ini, sifatnya hanya rotasi saja. Kepala BPBD Silvanus Tibo yang kini tengah sibuk dengan peningkatan status Gunung Egon, kali ini ditempatkan sebagai staf ahli. Kemungkinan dia “diistirahatkan” agar bisa lebih berkonsentrasi pada dugaan kasus korupsi penanganan bencana Rokatenda yang sedang menimpanya.

    Sementara itu ada 7 pejabat eselon 2 yang masih dipertahankan pada posisi masing-masing. Satu di antaranya adalah Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Bernadus Ratu, yang justeru baru-baru ini bermasalah dengan pembangunan Kantor Dispenduk dan Capil yang tidak ada anggaran dari APBN.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.