• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 24 September 2018

     

     
    Home   »  Gaya Hidup
     
    Susah Tidur? Susu dan Kacang Bisa Jadi Solusi
    ANA DEA | Kamis, 20 Februari 2014 | 14:08 WIB            #GAYA HIDUP

    Susah
    Dok/web

     
    Jakarta, Flobamora.net - Sedang mencari resep alami untuk membantu tidur lebih nyenyak? Kombinasi segelas susu plus camilan segenggam kacang Brazil mungkin dapat dijadikan pilihan menjelang tidur malam.

    Rahasia ini diungkap para peneliti Amerika Serikat setelah melakukan riset pola makan dan tidur 4.500 responden. Peneliti juga menanyakan kesehatan dan gaya hidup responden.

    Hasilnya, mineral dan asam tertentu dalam makanan ternyata dapat membantu tidur lebih nyenyak. Berdasarkan hasil tersebut, riset merekomendasikan kacang Brazil yang kaya selenium dan potasium sebagai camilan sehat sebelum tidur. Setelah itu, disusul segelas susu yang kaya kalsium untuk tidur malam yang nyaman.

    Menurut pimpinan riset, Michael Grandner dari Pennysylvania University, temuan ini menyarankan bahan alami dan mudah ditemukan juga dapat dipertimbangkan sebagai solusi masalah tidur.  Bahkan resep ini juga efektif mengatasi gangguan tidur seperti sleep apnea dan insomnia.

    "Pentingnya pola makan kadang terlupakan ketika menghadapi masalah gangguan tidur. Padahal pola makan, tidur, aktivitas fisik, dan kegiatan lain yang merupakan bagian dari gaya hidup sehat sangat mepengaruhi tubuh kita. Terutama pada cara kita berfikir, merasakan, dan beraksi," kata Grandner.

    Menurut penelitan, kaum perempuan pekerja adalah salah satu kalangan yang rentan mengalami gangguan tidur. Meskipun telah memperhitungkan beragam faktor seperti usia, jenis kelamin, pendidikan, gaji, dan kesehatan jiwa, beberapa elemen dalam makanan ternyata juga berhubungan dengan pola tidur.

    Studi membuktikan, keluhan susah tidur responden berkurang hingga 20 persen saat pola makan diubah. Perubahan ini dampak dari penambahan 17 persen asupan kalsiun dan peningkatan kadar selenium hingga dua kali lipat. Asupan lain yang ditingkatkan adalah karbohidrat, vitamin D,  butanoic acid (asam butirat) dan dodecanoic acid (asam laurat). Asam butirat dan laurat dapat ditemukan dalam susu.

    Sedangkan keluhan rasa capek atau lelah pada keesokan hari para respoden berkurang hingga 30 persen berkat asupan potassium dua kali lebih banyak dan peningkatan konsumsi kalsium sebesar 19 persen.

    Terkait asupan, pola tidur yang buruk biasanya berhubungan dengan konsumsi 2 jenis lemak yang ditemukan dalam keju dan butter. Lemak tersebut adalah asam heksanoat dan heksadekanoat. Keduanya juga terdapat dalam garam dan aneka minuman, kecuali air putih.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.