• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 15 November 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Dua Peleton Polisi Jaga Rumah Ahok
    ANA DEA | Selasa, 01 Maret 2016 | 09:04 WIB            #NASIONAL

    Dua
    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat wawancara wartawan, di Balai Kota, Senin (29/2/2016).

     
    JAKARTA — Seratusan atau dua peleton anggota polisi, Senin (29/2/2016), berjaga-jaga di rumah Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Perumahan Pantai Mutiara, Blok J, Pluit, Jakarta Utara.

    Penjagaan ini dilakukan karena isu akan adanya perlawanan terhadap aparat, saat kawasan prostitusi Kalijodo ditertibkan, Senin.

    Menurut isu tersebut, sekelompok orang akan menggunakan bom ikan untuk melancarkan serangan balasan ke rumah Ahok.

    Kelompok ini berencana membuat keonaran di luar Kalijodo, salah satunya di rumah Ahok.

    Saat dikonfirmasi, Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian membenarkan bahwa penjagaan sudah dilakukan sejak sebelumnya.

    "Di sana memang ada pengamanan. Namun, sampai hari ini, sampai jam ini, hasil monitoring kami, tidak ada hal-hal yang signifikan," kata Tito di Kalijodo, Jakarta Utara, Senin siang.

    Tito mengatakan, pengamanan di rumah Basuki dilakukan oleh sekitar dua peleton personel.

    Satu peleton terdiri atas 30-50 polisi. Pihaknya menyiagakan pula personel dari Direktorat Kepolisian Air dan Udara (Polairud) Polda Metro Jaya.

    "Ada dua peleton kalau saya tidak salah, ditambah lagi ada dari Polair satu peleton yang memang sudah ada markasnya di situ," ujar Tito.

    Soal isu ancaman perlawanan kepada aparat dengan bahan peledak ikan, Tito mengaku sudah mengetahuinya.

    "Itu saya kira isu saja karena dari hasil monitoring intelijen, kami coba klarifikasi, informasinya tidak jelas," ujar jenderal bintang dua itu.

    Sementara itu, Kasie SAR Ditpolair Polda Metro Jaya AKP Sanduan, di depan kediaman Ahok, Perumahan Pantai Mutiara, Blok J, Pluit, Senin, mengatakan, peningkatan keamanan dilakukan sejak sebelum penggusuran kompleks lokalisasi Kalijodo berlangsung.

    Hal tersebut dilakukan karena sebelumnya ada ancaman aksi massa dari beberapa kelompok.

    "Kami buat jadi tiga ring, di depan perumahan satu, di depan penjagaan satu, dan di depan rumah, serta patroli di sekitar lokasi," ujarnya.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.