• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 20 Mei 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    WVI Dukung Revitalisasi Budaya di Alor
    ALBERT VINCENT REHI | Senin, 14 Maret 2016 | 16:16 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    WVI
    Bupati Alor, Drs. Amon Djobo sedang menandatangani MoU antara Pemerintah Kabupaten Alor dan WVI disaksikan Ketua DPRD Alor, Marthinus Alopada dan Area Manager WVI Timor, Eninofa Rambe

     

    Kalabahi, Flobamora.net - Yayasan Wahana Visi Indonesia (WVI) memberikan dukungan bagi upaya pemerintah kabupaten Alor yang saat ini melakukan program revitalisasi budaya di Alor.

     

    Dukungan itu ditandai dengan penandatanganan  nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerjasama Operasional (PKSO) antara Pemerintah Kabupaten Alor dan WVI serta lokakarya selama 2 (dua) hari mengenai revitalisasi budaya.

     

    Penandatanganan dilakukan  langsung oleh Bupati Alor, Drs. Amon Djobo dan Yayasan Wahana Visi Indonesia yang ditandatangani oleh Area Manager WVI Timor, Eninofa Rambe di Kalabahi, Alor, Senin (14/3) disaksikan oleh Ketua DPRD Alor, Marthinus Alopada.

     

    Area Manager WVI Timor, Eninofa Rambe menjelaskan  bahwa WVI memberikan perhatian dan pelayanan bagi  tercapainya kesejahteraan anak melalui upaya pengembangan menuju transformasi ke kehidupan yang lebih baik, advokasi dan tanggap bencana.

     

    Menurutnya WVI ada bersama-sama dengan pemerintah kabupaten untuk menolong masyarakat dengan program-program yang ada sehingga anak bisa mencapai kesejahteraan. Inisiatif kerjasama ini tambahnya merupakan inisiatif yang baik untuk mendorong tercapainya upaya kesejahteraan anak.

     

    “Kami berharap kerjasama ini merupakan wujud kemitraan yang baik dan positif kedepan  antara pemerintah daerah dan kami sebagai komopnen masyarakat. Kita berharap dari kemitraan yang positif ini dapat menghasilkan kebijakan–kebijakan yang pro terhadap kesejahteraan anak,“ tegasnya. 

     

    Kerjasama untuk tahap pertama yang disepakati ini menurut Eninofa adalah untuk pendampingan pada 10 Desa di Kabupaten Alor dengan fokus pada revitalisasi budaya, pendampingan forum anak dan BUM Desa.

     

    Lokakarya revitalisasi budaya selama dua hari, paparnya merupakan bagian dari pelaksanaan kerjasama tersebut, dimana para tokoh adat dari 5 rumpun adat yang mencakup sekita 37 desa di Kabupaten Alor berkumpul untuk menginventarisasi praktek-praktek adat yang berdampak negatif maupun positif terhadap kesejahteraan anak terutama tumbuh kembang anak dan kesejahteraan masyarakat secara umum.

     

    Lokakarya ini juga diharapkan dapat mendukung adanya kebijakan-kebijakan pemerintah yang pro pada kesejahteraan anak.  Kerjasama revitalisasi budaya ini tambahnya diharapkan dapat menghasilkan juga komitmen-komitmen penyederhanaan praktek adat yang selama ini kurang menguntungkan untuk kesejahteraan anak.

     

    Selain revitalisasi budaya, jelas Eninofa, WVI juga akan bekerjasama dengan pemerintah dalam mendampingi kelompok anak maupun dalam pengembangan atau pengelolaan BUM Desa.

     

    Bupati Alor, Drs. Amon Djobo ketika membuka Lokakarya Revitalisasi Budaya Alor yang dihadiri oleh para tokoh adat dari lima rumpun adat di beberapa wilayah Kabupaten Alor yang meliputi 37 desa mengatakan kerjasama ini sangat bermanfaat dan mendukung upaya pemerintah Kabupaten Alor terutama menciptakan generasi Alor Sehat (GAS). Kerjasama dengan WVI ini akan dilakukan melalui tiga program yakni revitalisasi budaya, pendampingan forum anak dan pendampingan untuk BUM Desa.

     

     Kerjasama dengan WVI ini juga lanjutnya atas pembahasan yang panjang dan matang baik bersama DPRD maupun dengan WVI sendiri dengan mempertimbangkan hasil kerja dan pelayanan WVI di Alor lebih dari 15 tahun.

     

    “Pemerintah punya tangan tidak sampai seperti yang telah dilakukan oleh WVI selama 15 tahun bahkan lebih untuk masyarakat Alor dan terutama anak-anak kita, untuk kesejehateraan generasi masa depan Alor. Karena itu kita butuh kerjasama dengan WVI dan juga LSM-LSM yang benar-benar bisa berbuat sesuatu yang baik untuk masyarakat kita,” tegasnya.

     

    Selain dengan WVI kata dia, pemerintah Kabupaten Alor juga telah menandatangani kerjasama dengan Yayasan Dompet Duafa untuk bidang keagaamaan dan perikanan maupun beberapa LSM lainnya.  Kerjasama dengan WVI paparnya sangat baik karena WVI konsen betul dengan upaya-upaya yang mendorong tercapainya kesejahteraan anak, sebagai penentu masa depan Alor nanti.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.