• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 26 September 2018

     

     
    Home   »  Gaya Hidup
     
    `Mr P` Jumbo Belum Tentu Bikin Nikmat
    ANA DEA | Rabu, 16 Maret 2016 | 12:58 WIB            #GAYA HIDUP

    `Mr
    Ilustrasi

     

    FLOBAMORA.NET - Size does matter yang artinya ukuran itu penting dalam hal seks ternyata hanya mitos. Ukuran penis yang terlalu besar justru membuat wanita tersiksa.

     

    Simak pengalaman Nia (29) yang sempat berurusan dengan "Mr P" berukuran jumbo. Awalnya, ia beranggapan bahwa makin besar penis maka sesi bercinta akan makin nikmat.

     

    “Sekarang anggapan saya berubah. Bayangkan ukuran timun dikali dua, lalu bayangkan benda itu masuk ke vagina Anda. Boro-boro orgasme, baru masuk saja sudah sakit,” ujar Nia.

     

    Menurut Nia, seks yang seharusnya menyenangkan menjadi serasa di neraka. Akhirnya, ia terpaksa berpisah dengan lelaki tersebut.

     

    “Akhirnya sekarang saya beranggapan kalau size does matter, tapi dalam hal sebaliknya. Terlalu besar malah menyiksa,” ucap karyawati perusahaan asing ini.

     

    Androlog dari Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk, Dr Heru Oentoeng Sp And, menjelaskan bahwa vagina sebetulnya bersifat elastis. Jadi, secara umum bisa menerima berbagai ukuran penis.

     

    Bahkan, lanjut Heru, karena sifatnya yang elastis, bayi pun lahirnya lewat vagina. Namun, proses itu juga disertai rasa sakit.

     

    “Lagi pula itu kan proses persalinan, tak setiap hari seorang perempuan melahirkan. Lain halnya dengan sesi bercinta. Tentunya tak nikmat jika harus sering berurusan dengan penis yang superbesar,” papar Heru.

     

    Ia sendiri pernah menangani kejadian seperti Nia. Bahkan, si wanita terpaksa dibawa ke rumah sakit karena mengalami cedera vagina.

     

    “Kalau sampai cedera vagina, misalnya robek, bisa timbul infeksi bila tak segera ditangani. Tambah lagi, pihak perempuan bisa mengalami trauma psikis,” ungkap Heru.

     

    Untuk kasus seperti ini, Heru memberi tips untuk banyak melakukan foreplay agar vagina mengeluarkan pelumas yang cukup. Andai tak cukup, bisa mencoba pelumas buatan yang dijual bebas. Jika masih bermasalah, ada baiknya berkonsultasi dengan ahli medis yang berkompeten.

     

    “Harusnya ini menjadi perhatian bagi kaum pria. Tak usahlah memperbesar alat kelamin. Kalau pasangan sudah puas, ya sudah,” pesan Heru.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.