• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 23 Februari 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Ahok: Anda Sudah Bosan Jadi Wali Kota?
    ANA DEA | Kamis, 17 Maret 2016 | 12:44 WIB            #NASIONAL

    Ahok:
    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (pakai batik biru) bersama Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Surya Chandra Surapati (pakai batik orange), Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede (pakai baju koko putih), dan Chief Executive Officer (CEO) Blibli.com Kusumo Martanto, saat meresmikan ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) Pulo Gundul, Jakarta, Kamis (17/3/2016). Kompas.com/Kurnia Sari Aziza

     
    JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok,  memerintahkan bawahannya, seperti lurah, camat, dan walikota untuk memperhatikan keluhan warga. Maka ia juga meminta warga untuk rajin melapor kondisi lingkungan tempat tinggalnya melalui aplikasi Qlue.

    Lewat aplikasi itu pula, Ahok dapat mengawasi kinerja anak-anak buahnya.

    "Ini akan kirim peringatan ke si lurah. Kalau lurah tidak urus, notifikasinya merah terus tidak jadi kuning, tidak jadi hijau. Ya sudah wassalam saja sudah, kita keluarin (pecat)," kata Ahok seusai peresmian ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) Pulo Gundul di Jakarta Pusat, Kamis (17/3/2016).

    Ahok mengaku telah mengetahui kelurahan dan kecamatan mana saja yang kerap mengabaikan aduan warga melalui Qlue. Jika kelurahan dan kecamatan yang tidak merespon aduan terpusat di satu wilayah, Ahok akan langsung mengontak wali kota.

    "Saya langsung Whatsapp wali kota, bilang, anda sudah bosan jadi wali kota ya? Pasti begitu saya tanya. Tuh camat sama lurah lo urusin'," kata Ahok.

    Ahok menyebut wali kota biasanya langsung menghadap dirinya dan menyebut permasalahan itu sebagai sebuah kesalahpahaman. Wali kota juga biasanya langsung berjanji segera menyelesaikan masalah itu.

    "(Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede) ini sudah saya ancam dua tiga kali mau dipecat ini Wali Kota. Tetapi akhirnya Jakarta Pusat genangannya hampir enggak ada sekarang karena dia kerja keras," kata Ahok seraya menunjuk Mangara yang duduk di hadapannya.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.