• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 11 Desember 2018

     

     
    Home   »  Internasional
     
    Eksekusi Brutal oleh ISIS Kembali Gegerkan Dunia
    ANA DEA | Kamis, 31 Maret 2016 | 07:53 WIB            #INTERNASIONAL

    Eksekusi
    Seorang algojo ISIS menggorok leher tiga pejuang Kurdi. Kejadian itu berlangsung di sebuah jalan di Provinsi Ninive, Irak, seperti tampak dalam video yang dirilis ISIS, Selasa (29/3/2016). Mirror.co.uk

     

    NINIVE — Seorang pria algojo milisi Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) menggorok leher tiga tahanan Kurdi dengan pisau. Setelah melaksanakan aksi bengisnya itu, pria bertubuh gempal dan tinggi itu lalu meninggalkan korban bersimbah darah di jalan.

     

    Eksekusi brutal terbaru itu dapat dilihat dalam video terbaru yang dirilis oleh kelompok teroris yang oleh sebagian media juga dijuluki “gerombolan penjahat” itu. Eksekusi terhadap tiga pejuang Kurdi itu dilakukan pada siang hari di tengah jalan raya.

     

    Video berdurasi enam menit itu dirilis pada Selasa (29/3/2016) malam, seperti beritakan oleh The Mirror. Pria yang bertindak sebagai algojo ISIS itu berjenggot, mengenakan pakaian abu-abu muda, dan sambil memegang sebilah pisau.

     

    Tiga pejuang Peshmerga Kurdi yang menjadi korban itu mengenakan pakaian kuning kepodang. Mereka berlutut di tengah jalan di Irak dan menghadap ke depan dengan membelakangi algojo. Militan ISIS itu kemudian menggorok leher mereka sampai putus.

     

    Kepala korban kemudian diletakkan di tubuh mereka di tengah jalan di Provinsi Ninive, Irak. Video yang memuakkan itu tampaknya dibuat untuk memperingatkan pasukan Kurdi sambil mengeluarkan ancaman, “Kalian tidak akan dapat menahan ISIS”.

     

    Menurut laporan berita Irak, si pembunuh ISIS itu adalah warga Iran.

     

    Pada salah satu bagian video, banyak orang menonton eksekusi itu. Sebuah mobil kemudian diarahkan untuk melindas tubuh ketiga korban. Tindakan ini sungguh brutal dan mengerikan.

     

    Video itu juga melaporkan pertempuran antara pasukan ISIS dan Peshmerga. Tindakan itu jelas secara nyata mengancam Pemerintah Regional Kurdistan (KRG) Presiden Masoud Barzani dan anaknya,  Perdana Menteri Nechervan Barzani.

     

    Pasukan Peshmerga telah bersatu dengan AS dan tentara Irak untuk mendesak ISIS keluar dari Mosul.

     

    Peristiwa mengerikan itu juga muncul setelah aksi ala Rambo diperlihatkan seorang anggota pasukan khusus Rusia saat bertempur di kota Palmyra, Suriah, belum lama ini. Pada saat terkepung ISIS, dia masih bisa mengarahkan jet-jet tempur Rusia untuk melakukan serangan udara.

     

    Si "Rambo" bernama Alexander Prokhorenko itu memerintahkan jet-jet tempur menjatuhkan bom di lokasi yang ditentukannya. Namun, selain menewaskan pasukan ISIS, prajurit pemberani ini juga kehilangan nyawanya.


     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.