• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 14 Desember 2018

     

     
    Home   »  Internasional
     
    Video ISIS Eksekusi `Gay` dan Penghancuran Gereja
    ANA DEA | Kamis, 07 April 2016 | 14:41 WIB            #INTERNASIONAL

    Video
    Screenshot dari video propaganda ISIS. Wired

     

    MOSUL – Kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah semakin giat memproduksi video ancaman kepada negara-negara Barat.

     

    Dalam video terbaru, yang dirilis Rabu (6/4/2016) melalui media ISIS, tampak militan menghancurkan gereja, simbol Kristen, dan eksekusi terhadap seorang pria penyuka sesama jenis.

     

    Video terbaru itu bertajuk “The Voice of Virtue in Deterring Hell”. Video ini dirilis dua hari setelah ISIS menyebarkan video ancaman untuk menyerang London (Inggis), Berlin (Jerman), dan Roma (Italia). 

     

    Lewat video tebaru ISIS memperlihatkan kepada dunia bahwa mereka sangat brutal. Para algojo, yang mereka sebut sebagai polisi agama atau hisbah – singkatan  dari Rijaal al-hisbah yang berarti para penjaga keamanan – tidak kenal ampun ketika menyerang dan menghabisi musuh.

     

    Dalam video itu ISIS mengumumkan pelaksanaan yang ketat hukum syariah versi mereka di jalan-jalan di pusat kekhalifahan di Raqqa, Suriah. Juga wilayah lain yang mereka kuasai di Suriah dan Irak.

     

    Pemenggalan kepala gaya abad pertengahan juga dilakukan. Militan ISIS menghukum pria penyuka sesama jenis atau homoseksual (gay) dengan keji.

     

    Pria yang dituduh gay itu dilempar dari lantai empat sebuah bangunan tinggi. Setelah terjerembab di tanah, ia dirajam dengan batu. Kepalanya dipenggal dan tangan dipotong di tengah jalan.

     

    Tangan seorang pria yang dituduh pencuri pun dipotong.

     

    Beberapa gereja dan monumen yang menjadi simbol Kristen dihancurkan.  Sebelum menghancurkan gereja, menurut video itu, militan ISIS membagi-bagikan selebaran dan berjabat tangan dengan warga sipil.

     

    Tidak ada penjelasan rinci kapan dan di mana lokasi pengambilan video. Namun, video itu dirilis melalui situs resmi ISIS di Mosul, Irak utara.  Video dirilis oleh perusahaan bernama Ninawa Productions. Ninawa merujuk nama kota di Mosul, yakni Nineweh.

     

    Pada Senin lalu, ISIS juga merilis video ancaman terhadap kota-kota besar di Barat. ISIS dalam video saat itu mengancam akan menyerang London, Roma, dan Berlin, juga New York, dan kota-kota “salib” lainnya.

     

    Video Senin itu diproduksi Al Wa’ad Media Production, yang oleh militan di Raqqa menyebutnya sebagai media yang didukung ISIS.


     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.