• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 20 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Djarot: Kita Kerja Saja, Jangan Saling Menyalahkan
    ANA DEA | Jumat, 22 April 2016 | 16:26 WIB            #NASIONAL

    Djarot:
    Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat saat medengar keluhan warga Johar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (15/4/2016).

     

    JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyarankan masyarakat untuk tidak saling menyalahkan terkait masalah banjir.

     

    Djarot mengajak warga untuk saling bertanggung jawab dengan lingkungan sendiri, seperti tidak buang sampah sembarangan, tidak menebang pohon, dan membersihkan saluran air. Banjir yang terjadi kemarin, dinilai Djarot karena faktor alam.

     

    Meski demikian, banjir kemarin seperti di Kali Cipinang, ia mendapat laporan bahwa tidak berlangsung lama atau sampai berhari-hari. Ia berharap warga juga tidak menyalahkan alam karena hal ini, misalnya menyebut sebagai banjir kiriman.

     

    "Kalau banjir iyalah, Bagaimana hujan segitu lamanya, masuk sangat lebat, dan merata lagi. Kiriman dari Depok, enggak apa-apa. Kita enggak usah saling menyalahkan ya, saya bilang tadi, kerja aja kita, percuma, capek saling menyalahkan," kata Djarot, usai shalat Jumat, di Masjid Al Abror, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Jumat (22/4/2016).

     

    Djarot juga menilai, kasus mesin pompa yang rusak, agar tidak buru-buru menyalahkan Dinas Tata Air. Tapi, dilihat dulu kesalahannya, apakah ada unsur sengaja atau karena alam.

     

    "Begini, pompa rusak ada penyebabnya ya. Salah satu yang paling sering adalah karena sampah, makanya kalau Dinas Tata Air sudah tahu mau rusak enggak diperbaiki, ya salah dia (Dinas Tata Air). Tapi kalau sudah bagus betul kemudian karena faktor alam, apakah punya salah dia," ujar Djarot.

     

    Namun, Djarot juga menekankan, kalau situasi banjir kemudian pompa air tidak dihidupkan, maka itu juga bisa dikatakan salah.

     

    "Kalau salah itu apabila sudah rusak, kena sampah, terus dia diam aja, enggak diperbaiki, ya ini enggak benar. Atau ketika ini (banjir), pompa nya enggak diakifkan. Nah, ini baru," ujar Djarot. 

     

    Djarot meminta masyarakat bersabar. Sebab, pemerintah sedang mengerjakan sodetan Ciliwung-KBT. Djarot optimis kalau sodetan rampung, maka banjir dapat diatasi.

     

    "Yang jelas, kita akan percepat untuk sodetan ke KBT itu dialirkan ke sana (airnya)," ujar Djarot.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.