• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 22 Juli 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Bupati Ende Marahi Kepala dan Staf Dinas Dukcapil
    ALEX | Senin, 25 April 2016 | 12:27 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Bupati
    Bupati Ende, Marselinus Y.W Petu

     

    ENDE, FLOBAMORA.NET - Bupati Ende Marselinus Y.W Petu marah besar kepada Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) beserta seluruh stafnya. Pasalnya, dinas tersebut ditengarai melakukan pungutan liar kepada warga yang datang mengurus dokumen kependudukan.


    Kemarahan Bupati Marsel saat apel kekuatan di halaman Kantor Bupati Ende, Senin (25/4). Dia kemudian memerintahkan seluruh staf dari Dinas Dukcapil untuk maju dan berdiri di hadapannya.

     

    Kepada mereka, dia dengan nada dan bersuara tinggi menyatakan kekesalan atas pungli yang dilakukan di dinas tersebut.


    "Ada keluhan dari masyarakat bahwa kalian telah melakukan pungutuan liar dalam mengurus dokumen kependudukan terutama KTP, Kartu Keluarga dan  Akte Kelahiran. Saya ada bukti dan saya punya saksi. Dia berani untuk bertanggung jawab atas laporannya," tegas Bupati Marsel.


    Dia sangat kesal karena dalam pelayanan ada oknum staf dinas yang meminta uang dalam pengurusan akte kelahiran, kartu keluarga dan dokumen kependudukan lainnya.


    "Sekali lagi saya katakan ada yang  minta uang dari masyarakat. Sementara di kantor ada tulisan pelayanan gratis, tanpa pungutan, tapi ternyata ada yang minta uang. Caranya seni-seni, uang dari masyarakat ditaruh di amplop dititip dalam map, atau tanpa amplop, " ujarnya.


    Bupati Marsel juga menyebutkan, praktik tersebut terlebih di bagian  operator KTP, Kartu Keluarga dan Akte Kelahiran.


    "Masih kurang apa lagi, kok masih ada cara-cara seperti itu. Di sana di kantor ada tulis gratis tapi nyata ada pungli. Ini Akhirnya dibilang bupati dan wakil bupati  bohong. Itu pungli," kata Bupati Marsel dengan nada tinggi.


    Dia kemudian memerintahkan mulai saat ini tidak ada perilaku pungli, sambil mengatakan perbuatan mereka membuat bupati dan wakil bupati merasa malu kepada masyarakat.

    Bupati kemudian memerintahkan kepala Dinas Muhamad Thamrin untuk memperhatikan perilaku stafnya yang melakukaan pungutan tersebut. Dia juga menyayangkan kalau kepala dinas sendiri tidak mengetahui hal tersebut sehingga ia bersama wakil bupati harus turun tangan sendiri.


    Kata dia, pelayanan kepada masyarakat hendaknya dilakukan dengan hati dan ketika dilayani dengan baik pasti ada penghargaan dari masyarakat, bukan melakukan pungli.


    Kepada Kepala Badan Kepegawain Daerah dan inspektorat dia meminta untuk melakukan pemeriksaan terhadap oknum-oknum yang ada di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Hal ini berguna agar jangan terjadi lagi di kemudian hari.


    Dia juga berharap jika ada kesulitan dan kekurangan, bisa bicara kepada bupati. Jangan dengan cara yang tidak benar dan membuat malu. Ada lagi yang sok mengatakan tidak mungkin bupati mutasikan mereka karena SK mereka dari Menteri.

    "Jangan berlindung dibalik SK Menteri demi pembenaran. Jangankan pegawai atau staf, Kadis pun saya bisa copot sekarang. Saya keras bicara karena punya prinsip. Karena harapan saya agar kita sungguh bekerja dengan hati. Jasa dan hak sudah kita terima, sekarang kewajiban untuk melayani masyarakat, tandasnya.


    Sementara itu Sekretaris Inspektorat Kabupaten Ende, Julius Albertus, ditemui terpisah mengatakan siap melakukan audit di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Pihaknya akan mengumpul bukti di lapangan dan selanjutnya bentuk sanksi seperti apa akan dilihat pelanggarannya.


    "Kami akan turunkan tim dan selanjutnya akan melakukan audit, sanksi seperti apa, kita tunggu," katanya.

     

    Sementara Kepala BKD Ende Abraham Badu mengatakan segera lakukan koordinasi dengan Inspektorat untuk lakukan penanganan terhadap masalah ini sesuai dengan perintah bupati.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.