• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 17 November 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Orang NTT Paling Bertanggungjawab Kawal Pancasila
    ALBERT VINCENT REHI | Rabu, 01 Juni 2016 | 10:59 WIB            #NASIONAL

    Orang
    Suasana apel memgeringati Hari lahir Pancasila di alun-alun Rymah Jabatan Gubernur NTT, Rabu (16/) Foto : Saul Kapitan

     

    KUPANG, FLOBAMORA.NET - Gubernur Frans Lebu Raya mengatakan masyarakat Nusa Tenggara Timur paling bertanggungjawab dalam mengawal Pancasila, karena Pancasila lahir di NTT.

     

    Lebu Raya mengatakan itu pada peringatan hari lahirnya Pancasila, Rabu (1/6), bertempat di alun-alun Rumah jabatan Gubernur NTT.

     

    Secara gamblang dia menjelaskan tentang proses lahirnya ideologi bangsa Indonesia, yaitu Pancasila. Peringatan lahirnya Pancasila menunjukan eksistensi dan ketangguhan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang ber-Tuhan, bangsa yang beradab, bangsa yang tetap bersatu, bangsa yang demokratis dan bangsa yang menjunjung tinggi keadilan.

     

    Menurut dia, apabila mendengar kata Pancasila, tentu hal pertama dalam ingatan setiap orang pasti tertuju pada Bung Karno. Juga yang ada dalam pikiran setiap orang tertuju pada sebuah tempat yang bernama “Ende” di pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

     

    Ende, sambungnya, menjadi sebuah tempat yang sangat penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia dan menjadi tempat di mana Bung Karno diasingkan oleh pemerintah kolonial Belanda sejak tahun 1934 sampai 1938,” ujarnya.

     

    “Saya berupaya dan mentradisikan dalam beberapa tahun belakangan karena bagi saya ini hal yang sangat penting menyangkut ideologi bangsa Indonesia. Pancasila lahir dari pemikiran Sang Proklamator Bung Karno, tepatnya di sebuah rumah kecil dan di bawah  pohon sukun. Di tempat inilah Bung Karno duduk saat petang hari, merancang, membaca buku dan menulis sambil berpikir dan mencari jalan kearah Indonesia merdeka dari penjajahan, merdeka dari keterbelakangan dan melalui situs bersejarah itu lahir bangsa Indonesia yang merdeka,” paparnya.

     

    Ende, di Flores, NTT, lanjut Lebu Raya, Bung Karno, merumuskan Pancasila dan 1 Juni 1945 ditetapkan sebagai hari lahirnya Pancasila merupakan suatu keharusan yang hadir dari perkembangan sejarah bangsa. Sejak awal 1920-an sangat dirasakan bangsa Indonesia tertindas oleh bangsa lain, terbelakang dalam bidang pendidikan dan terpecah-pecah secara sosial, ekonomi maupun politik.

     

    Kemudian, tutur Gubernur Lebu Raya, pada tahun 1908, pemuda Indonesia melahirkan gerakan pendidikan bangsa sekaligus melahirkan rasa kebangsaan yang diwujudkan dalam bentuk Sumpah Pemuda 1928 muncul generasi baru yang berikrar membangun persatuan Indonesia. Semua tekad itu yang memicu perubahan menuju Indonesia merdeka pada 1945 dan tibalah para pejuang dan pemuda  bangsa Indonesia telah merubah sejarah bangsa.

     

    Hari lahirnya Pancasila diperingatti, di dalamnya mengkristal berbagai nilai dasar sosial masyarakat Indonesia. Kristalisasi nilai leluhur ini terpilah atas lima sendi dasar.

     

    Kelima sendi dasar itu, pertama, bangsa Indonesia melegitimasi identitas diri sebagai bangsa yang ber-Tuhan. Adanya eksistensi berbagai agama dan dibangunannya berbagai simbol keagamaan yang mencerminkan adanya toleransi dan kerukunan antar umat beragama; kedua, melalui Pancasila, bangsa Indonesia mengikrarkan diri sebagai orang-orang yang beradab, mempunyai hati nurani dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan; ketiga, melalui Pancasila, berbagai komoditas masyarakat adat yang ada di nusantara, bersepakat untuk bersatu sebagai bangsa Indonesia yang utuh.

     

    Keempat, melalui Pancasila, rakyat Indonesia menjunjung tinggi demokrasi, musyawarah untuk mufakat serta perwakilan yang didaulatkan pada sekelompok orang yang berhikmat dan kelima, melalui Pancasila, kita bertekad memperjuangkan nilai keadilan dalam berbagai aspek kehidupan seluruh rakyat Indonesia.***

     


     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.