• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 19 November 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Massa Pendukung Rizieq Berencana Demo Istana, Kendaraan Antihuru-hara Diturunkan
    ANA DEA | Jumat, 03 Juni 2016 | 12:19 WIB            #NASIONAL

    Massa
    Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (tengah) memimpin unjuk rasa ormas yang tergabung dalam Forum Umat Islam (FUI) di sekitar Kedutaan Besar Myanmar, Jakarta Pusat, Jumat (3/5/2013). Pengunjuk rasa mendesak pemerintah Myanmar menghentikan kerusuhan yang banyak menelan korban etnis Rohingya di Myanmar. TRIBUNNEWS/HERUDIN

     

    JAKARTA  — Massa dari Gerakan Bela Negara bersama Forum Umat Islam berencana melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jumat siang ini. Diperkirakan, 7.000 orang akan melakukan aksi jalan kaki dari Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

     

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono mengatakan, polisi telah menerbitkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) terkait aksi tersebut.

     

    "Iya, kami sudah terbitkan STTP untuk aksi penyampaian pendapat tersebut," ujar Awi di Mapolda Metro Jaya, Jumat (3/6/2016).

     

    Awi mengatakan, jumlah personel pengamanan aksi tersebut berjumlah 1.605 personel dari Polda Metro Jaya. Selain itu, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, kepolisian juga sudah menyiagakan kendaraan antihuru-hara.

     

    "Kami melakukan pengamanan sesuai protap. Ranmas ada 30 motor, patroli kota ada sembilan mobil, barrier, water cannon enam unit, dan barakuda enam unit," ucapnya.

     

    Sebelumnya, Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menegaskan, pihaknya menolak kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI). FPI meminta pemerintah melakukan pembubaran terhadap kegiatan berbau PKI.

     

    "Kami tidak peduli akan dianggap sebagai kelompok pelanggar hukum. Jelas ada Tap MPRS-nya. Kami akan bubarkan semua kegiatan PKI di seluruh Indonesia," ujar Rizieq dalam acara Simposium Nasional "Mengamankan Pancasila dari Ancaman Kebangkitan PKI dan Ideologi Lain" di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (1/6/2016).

     

    Ia menambahkan, FPI berencana melakukan apel siaga nasional anti-PKI. Selain itu, pihaknya juga berencana mengepung Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (3/6/2016), seusai Simposium Anti-PKI selesai diselenggarakan.


     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.