• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 23 Februari 2018

     

     
    Home   »  Internasional
     
    China Tuduh Indonesia Tembaki Nelayan China
    ANA DEA | Senin, 20 Juni 2016 | 20:05 WIB            #INTERNASIONAL

    China
    Sengketa di Laut China Selatan bergerser ke masalah perikanan, tak lagi soal minyak dan gas.

     

    BEIJING, FLOBAMORA.NET  -  China menuduh Indonesia telah menembaki kapal nelayannya dan melukai seorang nelayan di Laut China Selatan.

     

    Kementerian Luar Negeri di Beijing, Minggu (19/6/2016), telah melancarkan protes kerasnya terhadap apa yang disebut ‘pelecehan oleh Angkatan Laut Indonesia’ terhadap nelayan China.

     

    Beijing mengklaim, beberapa kapal AL Indonesia menembaki perahu nelayan yang sedang mencari ikan di Laut China Selatan. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (17/6/2016).

     

    Salah satu nelayan China terluka, tanpa memberikan rincian. Sementara itu perahu nelayan dan tujuh awak ditahan, seperti dilaporkan Xinhua, Senin (20/6/2016).

     

    "China memprotes dan mengecam penggunaan kekuatan berlebihan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying,  seperti dirlis kantor berita resmi Xinhua.

     

    Insiden itu dilaporkan terjadi terjadi di sebuah "daerah penangkapan ikan tradisional China". Hua mengatakan, tindakan di Indonesia melanggar hukum internasional.

     

    "China mendesak Indonesia untuk berhenti menggunakan tindakan yang meningkatkan ketegangan, memperkeruh masalah, atau mengganggu perdamaian dan stabilitas," katanya.

     

    Pihak AL Indonesia menjelaskan tentang insiden itu dalam sebuah pernyataan, mengatakan bahwa sebuah kapal berbendera China telah ditahan, tapi tidak ada yang dirugikan.

     

    AL Indonesia mengatakan, pihaknya telah mencegat 12 kapal asing yang melakukan penangkapan ikan secara ilegal. Namun, mereka berusaha melarikan diri ketika kapal patrol mendekati mereka.

     

    Kapal AL Indonesia pun mengejarnya dan melepaskan beberapa kali tembakan peringatan. Satu kapal berbendera China  berhasil ditangkap.

     

    Juru bicara AL Indonesia, Edi Sucipto, mengatakan, semua tujuh awak kapal tidak ada yang terluka.

     

    "Semua kru aman. Keenam pria dan satu wanita sekarang di Ranai," katanya mengacu pada pangkalan AL di Ranai.

     

    "Apapun benderanya, ketika mereka melakukan pelanggaran di dalam yurisdiksi Indonesia, kami, dalam hal ini AL, takkan akan ragu untuk bertindak tegas," tambahnya dalam sebuah pernyataan.

     

    Beijing akhir bulan lalu mengajukan protes keras setelah AL Indonesia menyita kapal nelayan China di perairan dekat Kepulauan Natuna karena diduga memancing secara ilegal.


     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.