• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 22 Januari 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Grand Desain Perlindungan dan Anak Harus jadi Prioritas
    ALBERT VINCENT REHI | Selasa, 21 Juni 2016 | 14:30 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Grand
    Ketua Komisi 5 DPRD NTT, Winston Neil Rondo

     

    KUPANG, FLOBAMORA.NET - Komisi 5 DPRD NTT mendesak Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) untuk menjadikan Grand Desain Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di daerah ini menjadi program prioritas dan dituntaskan pada Tahun 2016.

     

    Desakan tersebut disampaikan Ketua Komisi 5 DPRD NTT, Winston Neil Rondo saat rapat dengar pendapat  denan BP3A Provinsi NTT di Kupang, Selasa (21/6).

     

    Komisi 5 menurut Rondo, sangat prihatin dengan tingginya kasus kekerasan fisik dan seksual terhadap anak di ruang publik. Dengan demikian, perlindungan dan pemberdayaan terhadap anak-anak jalanan dilampu merah, pasar dan area lainnya diharapkan menjadi prioritas perhatian BP3A dalam kerja sama dengan mitra terkait dalam pengembangan program dan advokasi.

     

    Komisi mengapresiasi dan mendorong terus inisiatif BP3A untuk mengembangkan program dan kerjasama dengan para pihak terkait untuk mendorong dan meningkatkan partisipasi perempuan dalam politik di NTT. Komisi 5 percaya dan mayakini sepenuhnya bahwa Perempuan adalah Generasi baru politik NTT.

     

    “Untuk itu, kami mendorong agar BP3A dapat melakukan terobosan program dan kegiatan untuk memastikan tanggung jawab negara dalam melindungi anak-anak NTT dari kekerasan,” katanya.

     

    Selain itu Komisi 5 juga memberikan apresiasi positif atas kinerja penyerapan anggaran yang cukup tinggi (93,95%)  dari total Rp. 7,895,170,279.

     

    Harapan Komisi 5, sambungnya, tingkat penyerapan yang tinggi harus diikuti dengan dampak nyata pada usaha mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender serta perlindungan perempuan dan anak di NTT.

     

    Sementara Kepala BP3A Provinsi NTT, Ny. Heny Usboko mengatakan, piaknya akan mengagendakan ulang rencana audiensi dengan Lembaga Perlindungan Anak NTT

     

    Selain itu tambahnya,  akan ada pertemuan lagi untuk mantapkan pengawalan terhadap grand desain Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di NTT.***

     


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.