• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 25 September 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Ahok: Astaga... Logikanya di Mana?
    ANA DEA | Rabu, 22 Juni 2016 | 19:31 WIB            #NASIONAL

    Ahok:
    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dan Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Samsul Bahri saat peluncuran sistem pembayaran secara elektronik, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (22/6/2016). Kompas.com/Kurnia Sari Aziza

     

    JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meluncurkan layanan pembuatan akta kelahiran dan pendaftaran program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), langsung di rumah sakit tempat bayi dilahirkan. Akta dan JKN-KIS bisa segera dicetak di rumah sakit.

     

    Dalam peluncuran layanan tersebut, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku prihatin banyak bayi yang baru dilahirkan tidak dilayani oleh BPJS Kesehatan.

     

    "Saya sering ketemu kasus, pemegang BPJS begitu melahirkan, bayinya lahir, pulang, tiba-tiba sakit kuning. Pas dibawa ke rumah sakit enggak dilayani, katanya belum beli BPJS mandiri. Astaga... logikanya dimana," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (22/6/2016).

     

    Seharusnya, lanjut dia, setiap anak yang lahir langsung dilayani BPJS Kesehatan. Biasanya, kata Ahok, bayi-bayi tersebut tak ditanggung BPJS karena akta kelahiran belum terbit.

     

    Karena itu, ia merasa senang adanya layanan pembuatan akta kelahiran serta pendaftaran BPJS tersebut. Namun layanan itu baru terealisasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja Jakarta Utara.

     

    "Kami akan beli alat kesehatan untuk RSUD Koja di e-katalog dan bangun helipad untuk menolong orang di Kepulauan Seribu. Saya bisa bilang, rumah sakit swasta enggak ada apa-apanya dibanding rumah sakit DKI," kata Ahok.

     

    Untuk mendapat akta kelahiran orang langsung mendatangi rumah sakit tersebut. Kemudian mendaftarkan nama dan alamat kedua orang tua bayi tersebut.

     

    Cara serupa juga bisa dilakukan untuk mendapatkan BPJS Kesehatan bagi bayi yang baru lahir. Pihak RS akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta. Syaratnya adalah menyerahkan KTP, KK, dan buku nikah.

     

    Kedua layanan itu tidak dipungut biaya alias gratis.

     

    "Harapan kami, fasilitas kesehatan lain seperti puskesmas dan dokter praktik perorangan bisa mengikuti jejak RSUD Koja dalam memudahkan pendaftaran bayi ke BPJS Kesehatan," kata Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris.


     

    URL SUMBER
      TAG:
    • ahok
    •   
    •   
    •   
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.