• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 09 Juli 2020

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Cegah Gelombang Pasang, Pemkab Ende Bangun Jalan Pantai
    ALEX | Kamis, 04 Agustus 2016 | 14:10 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Cegah
    Bupati Ende Marselinus Y.W Petu

     

     

    ENDE, FLOBAMORA.NET - Untuk mencegah gelombang pasang yang terjadi setiap tahun di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Ende Selatan, pada tahun 2017 mendatang akan membangun jalan pantai.

     

    Hal ini dikatakan Bupati Ende Marsel Petu, Rabu (3/8) saat berdialog dengan warga korban gelombang pasang di Kelurahan Tanjung kecamatan Ende Selatan.

     


    Bupati Marsel mengatakan, pemerintah sudah mendesainnya sehingga di tahun 2017 sudah mulai dibangun dan panjangnya mencapai 2 kilo meter memanjang di sepanjang garis pantai selatan Kota Ende.

     


    "Saya sudah mendesain dimana di  tahun 2017 kita akan membangun jalan pantai. Jalan pantai yang dibangun mulai dari Pelabuhan Ende menuju  ke arah selatan ke  Kelurahan Tanjung sepanjang 2 kilo meter," katanya.

     


    Ia menjelaskan, jalan tersebut akan dibangun di atas ketinggian  di atas fondasi yang tingginya mencapai 1,5 meter dari bibir pantai dengan lebar jalan delapan meter. Jalan pantai ini sebutnya, bisa dilalui kendaraan dan ada joging tracknya.

     


    "Saya mau katakan manfaat jalan pantai itu akan bertambah sebagai penahan abrasi dan tempat joging dimana konstruksinya adalah konstruki penahan abrasi," ujarnya.

     


    Kata dia, dengan dibangunnya jalan pantai, berikutnya bisa mengubah mindset masyarakat sehingga masyarakat sudah berorientasi ke laut atau ke pantai dan tidak lagi pantai atau laut  dijadikan belakang rumah tapi pantai menjadi depan rumah.

     

    Bupati Ende juga mengatakan, ke depan dengan dibangunnya jalan panitai maka bibir pantai  akan lebih tinggi 1,5 meter. Dengan ketinggian jalan tersebut praktis rumah penduduk berada di bawah badan jalan.Untuk itu perumahan penduduk akan dipindahkan atau digeser sementara selanjutnya lokasi itu diuruk dan ditimbun.

     


    "Ketika uruk dan timbun warga yang ada akan dipindahkan sementara, setelah diuruk akan dikembalikan ketempat semula. Dan bukan itu saja kita akan lakukan penataan dan pembangunan kembali rumah layak huni bagi warga tersebut," paparnya.

     


    Menurutnya, pembangunan rumah layak huni nantinya akan menghadap ke arah laut. Hal ini disengaja agar warga bisa memperhatikan sisi kebersihan pantai karena pantai sudah berada di depan rumah. "Tidak mungkin depan rumah dibiarkan kotor pasti mereka akan terus membersihkannya," ucapnya.

     


    Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ende Fransiskus Lewang mengatakan, pembangunan jalan pantai sudah pasti dilaksanakan di tahun 2017. Menurutnya pihaknya sudah mengajukan anggaran dengan intervensi dari APBN.

     


    "Soal dana, diambil dari APBN. Kami sudah ajukan sebesar Rp 50 miliar. Mudah-mudahan dengan adanya bencana hari ini bisa memperkuat perjuangan kami untuk segera di realisasi," kata Frans.

     

    Beberapa warga pesisir menyambut baik apa yang menjadi program pemerintah, yakni membangun jalan pantai yang dimulai pembangunan sepanjang dua kilo meter yang dimulai dari Pelabuhan Ende menuju Kelurahan Tanjung.

     


    "Kami sangat gembira kalau benar-benar terlaksana, namun kami berharap ini jangan sebatas janji kosong, kami tidak mau itu," kata Mama Zubaidah dalam Bahasa Ende dihadapan Bupati Marsel Petu saat dialog.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.