• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 18 Juni 2021

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Rafael Raga Diusulkan Keluar dari Partai Golkar
    VICKY DA GOMEZ | Sabtu, 06 Agustus 2016 | 21:17 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Rafael
    A.M. Keupung, sesepuh Partai Golkar Kabupaten Sikka

     

     

    MAUMERE, FLOBAMORA.NET – Sesepuh Partai Golkar A.M. Keupung mengusulkan Ketua Partai Golkar Kabupaten Sikka Rafael Raga keluar saja dari partai berlambang pohon beringin itu.

     

    Pasalnya, ada desas-desus Rafael Raga akan mencalonkan diri menjadi Wakil Bupati Sikka pada Pilkada 2018 berpasangan dengan Ketua Partai Nasdem Yoseph Ansar Rera. Wacananya paket Lio -Tana Ai ini akan diusung antara lain oleh Partai Nasdem.
           

    “Saya dengar Rafael Raga akan diusung menjadi wakil bupati dari Nasdem, pasangannya Yoseph Ansar Rera. Kalau mau calon dari partai lain yah silakan keluar saja dari Partai Golkar,” ungkap A.M. Keupung di Kantor Partai Golkar di Jalan Wairklau, Sabtu (6/8), dalam dialog dengan anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI Melchias Markus Mekeng.
           

    Menurut mantan Ketua Partai Golkar Kabupaten Sikka ini, Partai Golkar adalah partai pemenang Pemilu 2014 yang memiliki lima kursi di DPRD Sikka. Dengan modal itu, Partai Golkar wajib dan pantas mendukung kader-kadernya untuk memimpin Kabupaten Sikka pada Pilkada 2018 mendatang.


    Sementara itu Melchias Mekeng mengatakan sampai saat ini Partai Golkar belum membicarakan secara resmi tentang Pilkada 2018. Karena itu mempersilakan Rafael Raga mencalonkan diri sebagai wakil bupati sebagai bagian dari hak politik. Hanya saja, lanjutnya, terkait momen-momen politik seperti itu di Partai Golkar berlaku mekanisme.“Keinginan jadi wakil bupati silakan saja. Tapi mesti ikuti mekanisme partai. Harus ada survey yang resmi, bukan survey abal-abalan,” tandasnya.

     

    Ketua Komisi XI DPR RI ini mengatakan Partai Golkar adalah partai pemenang Pemilu 2014 di Kabupaten Sikka, yang memiliki lima kursi di DPRD Sikka. Buat dia, sangat tidak mungkin dengan modal kursi sebanyak itu lalu Partai Golkar memberikannnya kepada partai lain.


    Rafael Raga sendiri tidak hadir pada acara tatap muka itu. Dihubungi melalui telepon selular, Rafael Raga beralasan dia tidak tahu dan tidak pernah diberitahu akan ada agenda reses hari itu.


    Belakangan ini terungkap wacana di tengah masyarakat bahwa Ketua Partai Nasdem Yoseph Ansar Rera yang kini Bupati Sikka akan maju lagi pada Pilkada 2018. Informasinya Yoseph Ansar Rera akan menggandeng Rafael Raga, Ketua Partai Golkar Kabupaten Sikka dan juga Ketua DPRD Sikka. Paket Ansar Rera dan Rafael Raga ini diinisiatif oleh Partai Nasdem Kabupaten Sikka.


    Satu pasangan calon harus didukung oleh minimal tujuh kursi di DPRD Sikka. Partai Nasdem sendiri baru memiliki 3 kursi, sehingga harus berkoalisi dengan partai politik lainnya. Hingga kini tercium informasi beberapa partai politik akan memberikan dukungan seperti PAN dengan tiga kursi dan Partai Hanura dengan empat kursi. Namun peta ini masih belum pasti karena sifatnya baru pada desas-desus di tengah masyarakat.***

     




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.