• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 20 Oktober 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    DPRD NTT Sosialisasi Ranperda Perlindungan TKI
    ALEX | Senin, 22 Agustus 2016 | 14:50 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    DPRD
    Sosialisasi Ranperda Pelrindungan TKI

     

    ENDE, FLOBAMORA.NET - Tingginya kasus TKI Ilegal dan perdagangan orang serta kasus PHI dan PHK serta lemahnya perlindungan dan keadilan bagi tenaga kerja di NTT mendrong  DPR provinsi membuat Perda inisiatif.

     

    Berkenaan dengan hal ini Tim Penyusunan Perda inisiatif Pelayanan dan Pengawasan TKI melakukan dialog bersama pemangku kepentingan di Ende , Senin (22/8).


    Hadir pada kesempatan itu Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno bersama dua anggota yakni Yucundianus Lepa dan Thomas Tiba Owa. Hadir juga Wakil Bupati Ende Djafar H. Achmad yang bertindak sebagai moderator, Ketua DPRD Ende Herman Yoseph Wadhi, Kapolres Ende AKBP Ardiynsah Mustakim , pimpinan SKPD dan pemangku kepentingan terkait.


    Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno mengatakan, persoalan TKI di NTT tiada habis-habisnya  khususnya berkaitan dengan tingginya angka kasus TKI Ilegal. Hal ini akibat rendahnya kompetensi dan daya saing tenaga kerja NTT, perlindungan dan keadilan bagi mereka.


    Ia menyebutkan, realitanya dari 6,2 juta  TKI di luar negeri terdapat 1,8 juta TKI Ilegal. Sedangkan jumlah TKI asal NTT sekitar 100-150 ribu.Malahan, NTT urutan pertama human trafficking berdasarkan data IOM tahun 2013.


    "Data Bareskrim sendiri tahun 2014 nomor urut 1 dan itu ada peningkatan jumlah kasus. Trafficking sebesar 200 persen dan jumlah korban meningkar 389 persen ," katanya mengutip data dari Jaringan masyrakat Sipil NTT tahun 2015.


    Adanya kasus-kasus yaanf berkaitan dengan TKI inilah menndorong DPRD NTT membuat Perda inisiatif dengan nama Ranperda Pelayanan dan Pengawasan TKI asal NTT.

     

    "Melalui Ranperda tentang Pelayanan dan Pengawasan TKI di Provinsi NTT diharapkan masyarakat terutama TKI bisa menikmati kehidupan lebih baik ,adil, dan terlndungi.Ini hak dasar manusia, ujarnya.


    Sejalan dengan Anwar Pua Geno, anggota DPRD NTT lainnya Thomas Tiba Owa mengatakan, masaalah TKI NTT luar biasa khususnya TKI Ilegal.Karena itu DPRD dan pemerintah wajib memperhatikannya dan sebagai bentuk  perhatian dengan menginisiasi terbitnya Raanperda ini.


    "Banyak yang belum mendapat perlindungan ketika warga kita mendapat masalah di uar negeri.Semoga Perda inisiatif ini bisa menjadi payung hukum dalam menjawabi kasus-kaus TKI yang selama ini terjadi khususnya TKI Ilegal.


    Sementara itu anggota lainnya Yucundianus Lepa mengatakan, meski sebelumnya sudah ada Perda Human Traffickking namun setidaknya Perda ini bisa mengatur soal mulai dari perekrutan pemberangkatan,penempatan hingga segala sesuatu berkitan dengan TKI di luar negri hingga kembalinya para TKI.


    Dialog yang dipimpun Wakil Bupati Ende berlangsung lancar dan dalam dialog juga diberi masukan untuk memperkaya Raperda .mulai dari judul hingga batang tubuh dari Ranperda tersebut.Seperti yang disampaikan Ketua DPRD Ende Herman Yoseph Wadhi.Hery  berharap sosialisasi juga kepada masyarakat di desa yang merupakan asal TKI.


    Sementara Kapolres Ende berharap agar perlu dibuat semacam Call Centre dimana ada pusat koordinasi penanganann dan informasi terkait dengan TKI lebih khusus penanganan TKI bermasalah.


    Sementara Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Ende Subhan Wanda meminta perlu dibuat Desa Ramah Migran seperti yang digagas gereja di Kabupaten Ende yakni di Desa Ranggatalo Kecamatan Luo Timur. Hal ini penting agar dari awal dari desa warga sudah mulai diingatkan dengan tenaga kerja.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.