• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 22 September 2019

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Desember,Ground Breaking Jembatan Pancasila-Palmerah
    ALBERTUS VINCENT REHI | Kamis, 25 Agustus 2016 | 13:01 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Desember,Ground
    Presiden Joko Widodo bersama Gubernur NTT Frans Lebu Raya

     

    KUPANG, FLOBAMORA.NET - Gubernur NTT Frans Lebu Raya memastikan awal pembangunan atau ground breaking Jembatan Pancasila-Palmerah yang menghubungkan Larantuka dan Adonara oleh Presiden RI, Joko Widodo dilaksanakan pada Desember 2016 mendatang.

     

    Sesuai rencana gound breaking Jembatan Pancasila-Palmerah, dilaksanakan setelah rangkaian acara puncak peringatan Hari Nusantara 2016, di Lewoleba (Lembata) pada 13 Desember 2016.

     

    “Berbagai kelengkapan administrasi menyangkut fisibility study (FS) sedang diproses di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta. Penandatanganan kontrak dengan pihak konsultan yang menang pelelangan pra-studi kelayakan direncanakan pada 19 September 2016,” kata lebu Raya, Selasa lalu .

     

    Menurut Lebu Raya, pada waktu menghadiri penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Signing Ceremony B-to-B (Business to Business) terkait rencana pembangunan Jembatan Pancasila-Palmerah, di Den Haag, Belanda, pada 22 April 2016, memang target rencana dimulainya pelaksanaan kegiatan pembangunan (ground breaking) pada 13 Desember 2016.

     

    “Terkait proses stdi kelayakan beserta kelengkapan lainnya harus segera berjalan. Kini tengah dilakukan pra-studi kelayakan dan setelah selesai langsung diserahkan kepada calon investor untuk melakukan investasi. Proses teknis sangat makan waktu tapi kami berupaya agar dapat selesai dan gound breaking dapat berjalan sesuai rencana. Kita sedang dorong supaya proses teknis berjalan lancar di Kementerian PUPR dan mudah-mudahan pada puncak Hari Nusantara 2016, Bapak Presiden Joko Widodo, dapat melakukan ground breaking,” jelasnya.

     

    Sementara Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo mengatakan, pembangunan Jembatan Pancasila-Palmerah di Larantuka (Flores Timur), menjadi solusi yang tepat dalam menghubungkan pulau – pulau di NTT.

     

    “Terobosan pembangunan yang dilakukan pemerintah provinsi (pemprov) NTT merupakan langkah yang tepat dalam membangun daerah mulai dari pinggiran sesuai Nawacita Presiden Joko Widodo,” katanya.

     

    Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) NTT, Andre Koreh, yang dikonfirmasi pada kesempatan  terpisah membenarkan penandatanganan kontrak akan dilakukan pada 19 September 2016 dengan pihak konsultan.

     

    Ia menambahkan, roses FS diupayakan dapat selesai tepat waktu agar semuanya berjalan dengan baik.

     

    “ Kita berdoa saja agar rencana baik terkait dimulainya pelaksanaan kegiatan pembangunan Jembatan Pancasila-Palmerah di Larantuka, dapat sukses,” ujarnya.***

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.