• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 30 November 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Aneh, Jalur Evakuasi Mengarah ke Gunung Egon
    VICKY DA GOMEZ | Selasa, 06 September 2016 | 20:53 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Aneh,
    Gunung Egon

     

     

    MAUMERE,FLOBAMORA.NET – Sebuah kondisi ironis dialami masyarakat Kecamatan Mapitara yang bermukim persis di kaki Gunung Egon. Nyawa mereka bisa terancam jika gunung api itu meletus. Pasalnya jalur evakuasi yang ada saat ini justeru mengarah ke Gunung Egon.

    Apalagi Gunung Egon ini aktifitasnya tidak dapat dipastikan. Letusan kadang terjadi di luar prediksi. Dan karena itu keselamatan terhadap warga di sekitar gunung harus diperhatikan.

    Melihat realitas ini Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Stefanus Sumandi mendesak Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera segera membuka jalur evakuasi di wilayah itu.

     

    Dia mengusulkan agar dibuka akses jalan dari Baokrenget-Rotat menuju Gunit Desa Natakoli. Pertimbangan dia agar segera dibuka ruas jalan itu, agar ketika terjadi letusan warga dievakuasi menjauh dari sumber letusan.

    “Desakan ini harus menjadi perhatian serius karena jalur evakuasi yang ada saat ini justeru mengarah ke Gunung Egon. Kondisi itu akan menyulitkan warga ketika terjadi letusan dahsyat,” ujar tokoh muda dari Mapitara ini.

    Selain jalur evakuasi yang tepat dan aman, Fraksi PDI Perjuangan juga mengharapkan pemerintah segera membangun tempat penampungan yang layak di Desa Natakoli. Sejauh ini, kata Stefanus Sumandi, dari pengalaman sebelumnya warga kesulitan mendapatkan tempat pengungsian yang layak. Ketika Gunung Egon mengeluarkan asap tebal beberapa waktu lalu, warga dievakuasi ke pasar dan kantor kecamatan.

    Fraksi PDI Perjuangan juga berharap agar pemerintah proaktif menanggapi kegelapan yang saat ini menyelimuti warga Kecamatan Mapitara dan Palue, serta beberapa desa lain di Kabupaten Sikka akibat ketiadaan listrik. Perhatian serius ini selain karena menjadi kebutuhan utama warga, juga karena Mapitara dan Palue diketahui sebagai daerah rawan bencana.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.