• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 28 Maret 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Ngotot Bikin Pansus Taman Kota , DPRD Sikka Malah Gelar RDP
    VICKY DA GOMEZ | Rabu, 05 Oktober 2016 | 08:00 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Ngotot
    Papan Proyek Taman Kota Maumere

     

    MAUMERE,FLOBAMORA.NET– Sikap politik yang inkonsistensi mulai terlihat pada lembaga perwakilan rakyat di Kabupaten Sikka berkaitan dengan Proyek Pembangunan Taman Kota. Sebelumnya fraksi-fraksi ngotot bikin pansus, tapi justeru mereka malah menggelar rapat dengar pendapat (RDP).
           

    RDP tentang Taman Kota digelar pada Rabu pekan lalu di ruang paripurna DPRD Sikka. Ketua DPRD Sikka Rafael Raga yang memimpin RDP beralasan RDP dimaksudkan untuk mendapatkan informasi yang luas tentang proyek yang  diduga adanya indikasi kolusi dan nepotisme.
           

    DPRD Sikka mengundang pemerintah dan semua unsur terkait. Hadir saat itu Kepala Bappeda Alfrin Parera, Kepala Badan Lingkungan Hidup Emmy Laka, serta Kepala Bidang Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman Dinas Pekerjaan Umum Pertambangan dan Energi Gatot. Hadir juga Pejabat Pembuat Komitmen Andreas David, Sekretaris Pokja 3 Ruslan, dan Direktris PT Gading Landscape Maumere Paulina Yeni Kabupung.

    Pelaksana Tugas Dinas Pekerjaan Umum Pertambangan dan Energi Agustinus Boy Satrio berhalangan hadir karena sedang tugas dinas di Jakata. Ketua Pokja 3 Gregorius Geovany pun tidak hadir karena sedang menjalankan cuti. Konsultan Perencana dari CV Dekon Mitra Konsulindo tidak tampak setelah RDP berlangsung sekitar 2 jam.

    RDP ini membicarakan banyak hal seperti kebijakan anggaran, kewenangan atas aset di Taman Kota, masalah penebangan pohon, urusan amdal, UPL, UKL, design perencanaan, sosialisasi kegiatan, proses lelang, perubahan nama konsultan pengawas pada papan proyek, sampai kepada nomenklatur kegiatan.

     

    Meski sudah melalui mekanisme RDP, sejumlah anggota DPRD Sikka terus mendorong agar DPRD Sikka menggelar Pansus Taman Kota. Ketua Fraksi Partai Demokrat Agustinus Romualdus Heni menilai RDP hanya terkesan sandiwara dan buang-buang waktu saja. Dia mendesak DPRD Sikka segera membentuk Pansus Taman Kota.

    Hal senada dilontarkan Ketua Fraksi Partai Nasdem Siflan Angi. Dia malah menuding proses lelang tidak sesuai prosedur, dan karena itu dia mengusulkan DPRD Sikka membentuk tim untuk mendalami masalah ini. Tim yang dia maksudkan yakni Pansus Taman Kota.

    Demikian pun Sekretaris Fraksi PKP Indonesia Faustinus Vasko,  Sekretaris Partai Nasdem Yani Making, anggota Fraksi Partai Golkar Yohanes Yudas meminta agar DPRD Sikka membentuk pansus. Jika digelar pansus, Faustinus Vasko mendesak agar kegiatan pembangunan dihentikan.

    Hingga saat ini belum terdengar fraksi-fraksi mengusulkan anggotanya untuk terlibat dalam pansus. Informasi yang diterima, sementara ini para ketua fraksi sedang mengikuti asistensi tentang organisasi perangkat daerah di Pemprop NTT Kupang. Diperkirakan setelah selesai kegiatan dari Kupang, barulah dibentuk Pansus Taman Kota.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.