• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 03 Agustus 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Tiga Bulan Sudah Warga Wairotang Krisis Air Bersih
    VICKY DA GOMEZ | Kamis, 27 Oktober 2016 | 13:07 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Tiga
    Warga Wairotang sedang antri mengambil air bersih dari tetangga

     

     

    MAUMERE,FLOBAMORA.NET  – Sejumlah warga di Kelurahan Wairotang Kecamatan Alok Timur sudah tiga bulan terakhir ini mengalami krisis air bersih. Mereka sudah berkali-kali melaporkan kondisi ini ke PDAM Sikka, namun belum ada tindaklanjut yang riil.


    Akibat krisis air bersih, warga RT 06 dan RT 05 terpaksa mengambil air bersih dari warga masyarakat di RT 02. Itu pun mereka harus mengeluarkan biaya ekstra yakni Rp 10.000 per bulan kepada pemilik jaringan air bersih.
           

    Redoksia warga RT 06 dan Sisilia warga RT 05, Sabtu (22/10), mengaku kecewa dengan pelayanan manajemen PDAM Sikka. Gara-gara krisis air bersih ini, mereka terpaksa rutin berantri setiap hari untuk mendapatkan air bersih dari warga lainnya.

    “Tiga bulan ini kami buang waktu hanya untuk antri air bersih. Banyak sekali pekerjaan yang tertunda karena harus antri. Padahal persoalan ini sudah dilaporkan lama sekali, tapi kesannya PDAM masa bodoh saja. Masa sampai tiga bulan tidak bisa ada jalan keluar,” kesal Redoksia yang saat itu ditemui sedang antri air bersih di depan Bengkel Kayu Setia, dekat jembatan Wairbubuk.

    Di tempat antrian ini hanya terlihat Redoksia dan Sisilia saja. Sementara kurang lebih 20 meter dari tempat antrian ini, ada lagi sejumlah warga masyarakat yang juga sedang antri air bersih. Masih ada tempat pengambilan air bersih lain yang tidak jauh dari situ, setiap hari padat diantri warga masyarakat.

    “Kalau di sebelah sana air keluar cukup besar, tapi antriannya panjang, makanya kami di sini saja, biar air keluar kecil tapi antriannya hanya sedikit,” ungkap Sisilia sambil menunjuk ke sebuah rumah yang tidak jauh dari tempat dia sedang antri.

    Manajemen PDAM Sikka belum bisa dihubungi untuk mencari tahu apa alasan sehingga sudah tiga bulan ini warga masyarakat di Kelurahan Wairotang mengalami krisis air bersih. Flobamora.net sudah mendatangi Kantor PDAM Sikka, namun kondisinya sedang tutup karena bukan hari kerja.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.