• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 30 Oktober 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Lebu Raya Launching Sikomodo
    ALBERT R. | Kamis, 12 Desember 2013 | 10:48 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Lebu
    Launching SIKOMODO (Foto : Dok/Flobamora.net

     

     
    Kupang, Flobamora.net - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya, Kamis ( 12/12)
    melaunching Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) yang diselenggarakan oleh Tim
    Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dibawah koordinasi Bank Indonesia.

    Acara yang digagas Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT ini bertujuan memberikan
    informasi terkait harga pangan kepada masyarakat.

    Lebu Raya pada kesempatan itu menyambut baik upaya yang dilakukan Perwakilan Bank Indonesia
    NTT  yang menggagas hal tersebut yang bertujuan untuk memantau perkembangan inflasi daerah.

    "Selama ini inflasi di NTT lebih didominasi oleh  kenaikan harga pangan terutama kebutuhan
    pokok seperti beras, ikan, daging dan telur," katanya.

    Sebelumnya, Kepala Perwakilan BI NTT, Naek Tigor Sinaga mengatakan, untuk mendukung upaya
    itu pihaknya telah dirancaang sebuah website yang diberi nama Sistem Informasi Komoditas
    (SIKOMODO).

    Menurutnya, melalui SIKOMODO ini, dapat diperoleh informasi yang strategis antara produson
    dan konsumen dalam menjaga stabilitas harga pangan.

    "Diharapkan dengan adanya SIKOMODO ini akan terjadi konvergensi harga komoditas bahan
    pangan sehingga dapat mengurangi potensi gejolak harga yang bermuara pada pada peningkatan
    kesejahteraan rakyat," paparnya.

    Dia menambahkan, alumulasi dari ekspektasi negatif masyarakat akibat adanya asimetris
    informasi berpotensi menimbulkan gejolak harga harga yang pada gilirannya dapat
    mempengaruhi stabilitas ekonomi makro.

    Dia menjelaskan, harga komoditas yang dapat dipantau melalui SIKOMODO adalah beras, gula
    pasir, minyak goreng, daging, telur ayam, susu, palawija, garam, tepung, mie instan, cabai,
    bawang, ikan asin dan kacang.

    "Sedangkan daftar daerah yang bisa diakses lewat SIKOMODO adalah Kupang, Sikka, Timor
    Tengah Selatan TTS) ,Belu, Manggarai, Sumba Timur dan Ende," tuturnya. ***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.