• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 04 April 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Nyala Lilin Membentuk Tulisan Pray For Indonesia Jadi Arena Selfie
    VICKY DA GOMEZ | Minggu, 11 Desember 2016 | 16:15 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Nyala
    Nyala lilin membentuk tulisan Pray for Indonesia

     

    MAUMERE,FLOBAMORA.NET – Ratusan peserta doa bersama untuk Indonesia menyalakan lilin yang membentuk huruf Pray For Indonesia. Peserta pun memanfaatkan tulisan dari nyala lilin sebagai latar depan foto selfie.
           

    Usai doa bersama para peserta ramai-ramai berfoto selfie memanfaatkan momen nyala lilin yang bertuliskan Pray For Indonesia. Kesempatan penting itu tidak dilewatkan sebelum nyala lilin padam.
           

    Hadir dalam doa bersama ini antara lain PMKRI Maumere, PMII Sikka, Remaja Masjid, Pemuda GMIT, Wanita Katolik Cabang Maumere, Askama, Wahana Tani Mandiri, pelajar dan mahasiswa, serta masyarakat masyarakat orang per orang.

    Tiga tokoh agama pun terlibat membawakan renungan yang sifatnya seruan kebangsaan. Ketiga tokoh agama itu yakni Pater Yance pemuka agama Katolik, Haji Abdul Wahab Rasyid pemuka agama Islam yang juga Ketua MUI Sikka dan Ketut Darmika pemuka agama Hindu.
           

    Doa bersama ini mengusung tema Pray For Indonesia, dari Maumere untuk Nusantara: doa untuk Aceh, solidaritas untuk Bandung. Kegiatan ini berlangsung di Jalan Ahmad Yani depan Kantor Bupati Sikka, Jumat (9/12), diinisiatifi para jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Wartawan Sikka (Awas).
           

    Clotylde Pora, aktifis masyarakat dan pegiat pada wadah Wanita Katolik Cabang Maumere mengapresiasi inisiatif doa bersama untuk Indonesia. Toleransi beragama di Kabupaten Sikka, katanya, sudah dipelihara sangat baik. Momen doa bersama ini, ujarnya, untuk semakin mempertebal semangat toleransi yang sudah bertumbuh hidup selama ini.

    Yuliana Daton, warga Maumere yang terlibat hadir pada kegiatan doa bersama ini mengaku terharu melihat tingginya keberagaman antara umat beragama di Kabupaten Sikka. Dia pun membayangkan Indonesia yang kuat kokoh semua umat beragama membina hubungan toleransi yang posuitif sebagaimana yang terjadi di Kabupaten Sikka.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.