• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 20 Oktober 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Tahun Depan Polres Sikka Lanjutkan Pengembangan Kasus Pasar Alok
    VICKY DA GOMEZ | Sabtu, 17 Desember 2016 | 20:33 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Tahun
    Kapolres Sikka AKBP I Made Kusuma Jaya

     

     

    MAUMERE,FLOBAMORA.NET – Kasus dugaan tindak pidana korupsi pada Pembangunan Lanjutan Pasar Alok TA 2006-2007 sudah menyeret dua orang tersangka. Rencananya tahun depan Polres Sikka akan melakukan pengembangan atas kasus ini.
           

    “Untuk sementara kasus korupsi Pasar Alok tersangkanya baru (dua orang) itu. Belum ada perkembangan, mungkin tahun depan,” demikian tulis Humas Polres Sikka melalui Whatsup, Sabtu (17/12).
           

    Sebelumnya pada kasus ini, penyidik Polres Sikka telah menetapkan dua irang tersangka yakni pejabat pembuat komitmen (PPK) Zakaruas Heriando Siku dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum waktu itu Barthold da Cunha. Kedua tersangka ini sudah menjalankan proses sidang.
           

    Heriando Siku dihukum 2 tahun penjara pada tingkat Pengadilan Tipikor. Sementara di tingkat Pengadilan Tinggi majelis hakim menyatakan yang bersangkutan bebas murni. Namun setelah kasasi oleh jaksa penuntut umum, Mahkamah Agung (MA) menghukum 6 tahun penjara subsider denda Rp 200 juta.
           

    Dalam amar putusannya, MA menyatakan Heri Siku terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama yang dilakukan secara berlanjut. Putusan terhadap Heri Siku ini mengundang tanya, karena hingga saat ini penyidik Polres Sikka baru menetapkan dua tersangka.

    “Saya menghormati keputusan MA. Tetapi pertanyaannya tindakan itu saya lakukan bersama-sama siapa? Sangat tidak logis kalau tindakan itu saya lakukan dengan tersangka Pak Bartold da Cunha,” ujar Heri Siku di kediamannya di Kelurahan Kota Baru Maumere, Selasa (13/12).

    Masyarakat Kabupaten Sikka kini sedang menunggu kinerja penyidik Polres Sikka untuk mengembangkan penyelidikan tentang siapa saja yang diduga melakukan tindakan pidana korupsi secara bersama-sama menurut pemahaman MA.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.