• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 29 November 2021

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Kantor Baru Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat
    ALBERTUS VINCENT REHI | Senin, 19 Desember 2016 | 13:31 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Kantor
    Gedung Kantor kedua Gubernur NTT

     

     

    KUPANG,FLOBAMORA.NET - Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Timur mengharapkan agar fasilitas Kantor Gubernur setempat yang baru bisa meningkatkan kualitas pelayanan Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada masyarakat.


    "Pemerintah harus menempatkan ASN di gedung baru ini yang memiliki semangat kerja tinggi," kata Wakil Ketua DPRD NTT Nelson Matara kepada wartawan di Kupang, Senin (19/12).


    Politisi Partai PDIP itu mengatakan, dengan kondisi kantor yang sudah bagus tersebut harus sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik dari ASN yang harus melayani dengan hati.


    "Itu yang kami inginkan, jangan sampai kantornya bagus tapi pelayanan publiknya tidak maksimal," katanya.


    Sementara itu, anggota Fraksi Partai Nasdem Kasimirus Kolo nkan agar kantor baru yang yang dibangun dengan menelan anggaran APBD Provinsi tahun 2015-2016 mencapai Rp 178 miliar itu bisa dipelihara dengan baik terutama dari aspek kebersihannya.


    "Selama ini kita pakai `office boy` namun belum maksimal sehingga untuk gedung sebagus ini harus menggunakan pihak ketiga untuk mengurus kebersihan kalau tidak ke depan kantor yang menjadi kebanggaan masyarakat NTT menjadi buruk," katanya.


    Kolo menambahkan, DPRD juga akan memikirkan terkait pembangunan kantor DPRD yang perencanaannya sudah dilakukan.


    "Kami akan berpikir lagi karena tahun 2018 ini juga bertepatan dengan pemilihan Gubernur yang memakan biaya yang cukup besar," katanya.


    Oleh karenanya, lanjut dia, ada satu item mata anggaran tahun 2017 yang ditiadakan atau didrop yaitu DeMAM (Desa Mandiri Anggur Merah).


    "Yang DeMAM itu tidak ada lagi maka kita akan berpikir untuk membangun kantor DPRD namun harus dipikirakan lebih matang, jangan sampai kita bernafsu membangun tapi tidak mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah," katanya.


    Ia mengatakan, dengan ketiadaan penyaluran dana DeMAM maka belanja modal sudah mulai berkurang sehingga bisa dialihkan lagi namun tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah.


    "Kalau gedung baik pasti orang akan melayani masyarakat dengan baik, karena jika tidak bisa menampung semua aspek pelayanan pada satu tempat maka akan mempersulit masyarakat. Ke depan kita juga akan mempersiapkan kantor DPRD secara baik," tambahnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.