• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 20 September 2021

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Pelantikan Pejabat Lingkup Pemprov NTT Batal, Ada Apa?
    ALBERTUS VINCENT REHI | Kamis, 05 Januari 2017 | 17:03 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Pelantikan
    Meski Aula Utama Ell Tari sudah disiapkan, namun rencana pelantikan para pejabat lingkup Pemprov NTT, Kamis (5/1) batal dilaksanakan

     

     

    KUPANG,FLOBAMORA.NET – Rencana pelantikan para pejabat lingkup Pemprov NTT, Kamis (5/1) batal dilaksanakan, meskipun sudah ada persiapan di Aula Utama El Tari.

     

    Kepala Biro Hubungan Masyarakat Setda NTT, Semuel Pakereng ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan acara tersebut bataldn  akan ditunda pada hari berikutnya.

     

    Sementara itu Pelaksana tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah Setda NTT, Isak Nuka mengatakan ada beberapa jabatan yang membutuhkan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota terkait pelimpahan kewenangan.

     

    “ Ada beberapa dinas yang mengalami pelimpahan kewenangan dari kabupaten/kota seperti  Dinas Kehutanan, Pertambangan dan Energi serta SMA/SMK. Kami masih koordinasikan malam ini,” katanya.

     

    Sebelumnya Sekda  Provinsi NTT, Fransi Salem mengatakan pejabat yang akan dilantik dari Eselon II hingga Eselon IV.

     

    Menurutnya, pelantikan ini merupakan pemberlakuan dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. 

     

    ” Ada Dinas Perumahan, Dinas Perdagangan serta Dinas Kebudayaan. Dan juga pembentukan Biro Pengadaan Barang dan Jasa serta Biro Kerja Sama Pemerintah dan Non Pemerintah. Demikian juga Biro Keuangan dan Dispenda dimerger menjadi Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah”, jelas Frans Salem.

     

    Selain itu, kata Frans Salem, ada Unit Pelayanan Teknis (UPT) Dinas Kehutanan di 22 kabupaten/kota.“ Setiap UPT Dinas Kehutanan di daerah sebanyak empat orang pejabat eselon III”, katanya.

     

    Sementara RSU W. Z. Johannes Kupang tetap menyandang status Quo dan tetap berjalan seperti sediakala.

     

    ” RSU Kupang sudah menjadi BLU dan kelola banyak dana. Dan juga sebagai rumah sakit rujukan dan juga pendidikan. Tujuan otonomi lebih memberi pelayanan pada masyarakat. Untuk itu tetap pada status quo dulu,” katanya.***


     




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.