• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 21 September 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Enam Kasus DBD Ditemukan di Kabupaten Ende
    ALEX | Kamis, 12 Januari 2017 | 14:49 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Enam
    Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Ende melakukan pengasapan atau fogging

     

    ENDE, FLOBAMORA.NET - Hingga pekan kedua Januari 2017 sudah ada enam korban yang diduga terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Ende. Meski demikian semua pasien dapat ditangani secara baik. Lokasi yang diduga DBD telah dilakukan pengasapan atau fogging. 

     

    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, dr Muna Fatma mengatakan hal ini saat  dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (11/1). Dia juga mengatakan tahun  2016 sebelumnya terdapat 121 kasus. Semuanya dapat tertolong sehingga tidak menyebabkan kematian. 

     

    "Awal tahun ini sudah enam kasus dan semua sudah ditangani. Sementara di tahun sebelumnya jumlahnya mencapai 121 kasus dan semuanys tertolong "kata Muna Fatma.

     

    Dia mengatakan, penyebab terjadinya DBD karena perubahan iklim dan pola hidup lingkungan yang tidak bersih. Karena itu kedepan, Dinkes Kabupaten Ende akan terus giatkan sosialisasi terkait 3M plus, abatenisasi dan pengasapan atas fogging. 

     

    Kata dia, ke depan Dinas Kesehatan Kabupaten Ende akan meminimalisir fogging atau pengasapan karena kekhawatiran berdampak ikutan kepada polusi lingkungan termasuk kepada petugas yang melakukan fogging. Karena itu tindakan prefentif akan lebih digiatkan. 

     

    Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Ende  Sislaus Beni mengatakan, Jumlah kasus DBD terbanyak menyerang penduduk dalam  kota, sementara di pedesaan jarang ditemukan.

     

    Dia menambahkan, untuk kejadian di tahun 2017 hingga pekan kedua sebanyak enam kasus. 

     

    "Kasus DBD di tahun 2017 di awal Januari terjadi di Kecamatan Ende Tengah yakni di Jalan Dewi Sartika, Jalan Patimura dan di Jalan Kelimutu. Sementara itu juga di Wolotopo Kecamatan Ndona , Kelurahan Roworena Kecamatan Ende Utara, "sebut Sis Laus. 

     

    Dia meambahka, ke depan akan dilakukan program terobosan baru dari Dinkes untuk melakukan Penyelidikan Epidemi (PE) sebelum melakukan tindakan pengasapan.

     

    Karena itu kepada setiap Puskesmas perlu melakun PE. Pihak Puskesmas kemudian melaporkan ke dinas terkait hasil  penyelidikan untuk mengetahui apa ada warga sekurangnya tiga orang yang menderita demam, apakah jentik nyamuk sudah lebih dari 5 persen di wilayah itu baru sesudah itu difogging. 

     

    Untuk diketahui salah seorang warga Kelurahan Potulando tepatnya di Jalan Dewi Sartika terserang DBD sehingga Dinas  Kesehatan menurunkan stafnya melakuksn Fogging pada, Rabu (11 /1).***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.