• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 15 November 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Guru Mogok Mengajar, KBM Sekolah Calon Perawat Macet
    VICKY DA GOMEZ | Kamis, 19 Januari 2017 | 20:59 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Guru
    Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Santa Elisabet Lela Servatius Yasintusv

     

    MAUMERE,FLOBAMORA.NET– Sekolah Menengah Kejuruan Santa (SMKS) Elisabeth Lela tampak lengang pada Kamis (19/1) sekitar pukul 11.00 Wita. Sembilan ruangan kelas di sekolah calon perawat itu tidak ada kegiatan belajar mengajar (KBM). Rupanya KBM Macet karena guru-guru mogok mengajar.
           

    Beberapa siswa yang ditemui di halaman sekolah mengaku hampir dua minggu ini tidak ada KBM di sekolah tersebut. Setiap hari 176 pelajar sekolah itu datang ke sekolah, tetapi tidak ada aktifitas belajar mengajar. Mereka sudah mendesak pihak sekolah untuk segera melaksanakan KBM. Para pelajar memberi deadline waktu sampai dengan Senin (23/1) mendatang. Jika tidak ada KBM, mereka mengancam akan melakukan aksi demo.
           

    Siang itu, di sebuah ruangan berkumpul beberapa orang. Ternyata ada pertemuan serius untuk membahas masalah yang sedang melilit sekolah tersebut. Mereka yang sedang melakukan pertemuan itu yakni pihak SMKS Elisabeth Lela, Yayasan Santo Lukas Keuskupan Maumere, dan komite sekolah.
           

    Kepala SMKS Elisabeth Lela Servatius Yasintus yang ditemui di ruangan kerjanya usai pertemuan mengakui sudah tiga hari tidak ada KBM di sekolah itu. Persoalannya karena 10 guru honor mogok mengajar, dampak dari insentif yang belum dibayarkan pihak yayasan.
           

    Dia mengatakan sejak Agustus 2016 pihak yayasan membayar cicil insentif 10 orang guru honor. Jika diakumulasikan sampai dengan Desember 2016, tunggakan yayasan kepada guru-guru honor tersebut sebesar Rp 11 juta.
           

    Dari hasil pertemuan, jelasnya, untuk menyematakan sekolah dan pendidikan anak-anak, maka yayasan memberikan jaminan akan menyelesaikan tunggakan para guru honor secepat mungkin.
           

    “Yayasan menjamin hari ini juga akan diselesaikan dengan langsung mentransfer ke rekening masing-masing guru. Sementara dari sekolah, saya akan memanggil semua guru untuk menyampaikan solusi ini,” terang Servatius Yasintus.
           

    Filario Charles Betrandi, anggota komite sekolah yang juga adalah anggota DPRD Sikka dari Fraksi PAN, mengakui adanya komunikasi yang tidak harmonis antara sekolah dan yayasan. Dia berharap miskomunikasi antara dua pihak ini segera dihentikan sehingga tidak mengorbankan pendidikan pelajar yang menuntut ilmu di sekolah tersebut.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.