• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 31 Mei 2020

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Pemkb Ende Gelar Operasi Pasar Minyak Tanah
    ALEX | Rabu, 01 Februari 2017 | 20:37 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Pemkb
    Warga sedang mengantri pembelian minyak tanah di Kelurahan Mautapaga,Ende, Rabu (1/2)

     

    ENDE,FLOBAMORA.NET - Pemerintah Kabupaten Ende menggelar operasi pasar minyak tanah (Mitan) guna mengatasi krisis yang selama ini dirasakan warga setempat.

     

    Operasi yang digelar, Rabu (1/2) di lakukan di empat kelurahan yang ada di kecamatan Ende Tengah. Keempat kelurahan tersebut masing-masing, Potulando, Paupire, Kelimutu dan kelurahan Mautapaga. 

     

    Seperti yang disaksikan di pangkalan minyak Jalan Durian Kelurahan Mautapaga, warga berdesak-desakan saling berebut untuk mengisi Mitan pada  jerigen yang dibawa. Ada warga yang membawa jerigen dengan ukuran besar yakni 20 liter ada juga yang membawa jerigen ukuran 5 liter hingga beberapa buah. 

     

    Di Kelurahan Mautapaga, ada warga yang menanti operasi pasar minyak tanah di pangkalan sejak pukul  06.00 Wita ketika mengetahui akan ada operasi pasar pukul 11.00 wita.

     

    Tampak juga para ibu yang membawa anak balita mengantri dan menunggu giliran. Tidak diaturnya antrian membuat warga saling berdesak-desakan untuk segera mendapatkan Mitan. 

     

    "Saya sudah tunggu disini sejak jam enam pagi. Saya takut tidak kebagian. Selama ini kami sulit cari minyak tanah dan sekarang baru ada. Daripada saya tidak dapat, saya tunggu disini lebih pagi biar bisa dapat, 'kata Vivi salah seorang warga. 

     

    Sementara itu, Jakobus Peu, warga Perumnas Ende mengatakan cukup terbantu dengan operasi pasar minyak tanah. Ia merasa heran sudah satu bulan minyak tanah seakan lenyap dan kalau pun ada jauh diatas harga eceran tertinggi yang bisa mencapai Rp 45 ribu per lima liter. Pada hal , untuk harga eceran tertinggi adalah Rp 4.000 per liter atau Rp. 20 ribu per lima liter. 

     

    "Susah sekali kami cari minyak tanah. Tidak tahu hilang dimana. Kami minta pemerintahan segera kasi normal kembali juga perhatikan harga yang dijual oleh pangkalan atau pengecer "kata Jakobus Peu. 

     

    Sementara Lurah Mautapaga Achmad Umar mengatakan untuk wilayahnya didroping sebanyak 2500 liter. Namun katanya lagi, dengan melihat kondisi di lapangan kuota tersebut tidak bisa memenuhi seluruh warga. 

     

    " Mungkin saya akan komunikasi lagi dengan camat kalau bisa ditambah. "kata, Achmad Umar.

     

    Ia mengatakan kepada warga dijual sesuai dengan harga eceran tertinggi yskbi Rp 20 ribu per lima liter atau 1 liter Rp 4.000. Warga yang ingin membelinya diwajibkan menyerahkan KTP dan Kartu Keluarga.Sementara warga di luar Kelurahan  Mautapaga tidak  akan dilayani. 

     

    Terpisah Kabag Ekonomi Setda Ende Eman Laba mengatakan operasi pasar minyak tanah yang dibuat sesuai hasil rapat koordinasi pemerintah bersama stakeholder terkait. Dipimpin Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan Sekda Ende, dihadiri agen minyak tanah, Pertamina dan instansi terkait lainnya.

     

     Dalam rapat diputuskan untuk lakukan operasi pasar khusus untuk minyak tanah. "Mudah-mudahan bisa jawab persoalan langkanya minyak tanah tersebut. Dan kepada warga untuk tidak menimbun minyak tanah dan kemudian menjualnya kembali dengan harga tinggi. Kalau ditemukan akan ditindak tegas, "tandasnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.