• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 23 Februari 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Delapan Rumah Warga di Ende Tertimbun Longsor
    VICKY DA GOMEZ | Sabtu, 04 Februari 2017 | 11:35 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Delapan
    Kepala BPBD Kabupaten Ende, Albert Yani

     

    ENDE,FLOBAMORA.NET - Sebanyak delapan buah rumah warga di Kelurahan Rewarangga Selatan, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende tertimpa longsor menyusul amblasnya tebing setinggi 10 meter.

     

    Rumah warga yang tertimpa longsor yakni lima buah di Woloweku dan tiga buah itu di Tiwu Berube. Selain itu, akibat bencana tersebut dua warga mengalami luka ringan,dan tiga unit sepeda motor tertimbun material longsor.

     

    Salah seorang korban tanah longsor Olivia Wenggo mengatakan,  saat terjadinya musibah itu ia bersama anggota keluarga tidak berada di rumah.Namun, perabot rumah ikut tertimbun tanah termasuk ijazah.

     

    "Beruntung kami tidak ada di rumah.Kalau tidak, pasti  kami jadi korban ,"katanya sambil berharap bantuan pemerintah terutama membangun tembok pengaman. 

     

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ende Albertus Yani Demu, di temui di lokasi bencana, Kamis (2/2) mengatakan bencana tanah longsor terjadi sekitar pukul 16.00 Wita.

     

    "Saat ini warga koban tanah longsor sudah mengungsi   kerumah  tetangga karena rumah mereka rusak berat.Kita bersyukur bencana tersebut idak sampai menimbulkan korban jiwa dan seluruh penghuni rumah selamat," kata Yani

     

    Menurutnya,tingginya curah hujan dalam sepekan terakhir membuat tebing yang ada di belakang rumah Yance Suku dalam kondisi labil, sehingga longsor dan menimpa rumah.

     

    Material longsor berupa tanah dan batu berukuran besar menimpa rumah Olifia Wenggo,  dan merusak beberapa bagian atap rumah warga lainnya. Proses pembersihan longsor diperkirakan akan membutuhkan waktu hingga beberapa hari kedepan.Akibat tanah longsor ini, korban mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.

     

     Yani  mengimbau warga di Kecamatan Ende Timur  untuk meningkatkan kewaspadaan, karena intensitas curah hujan dalam waktu sepekan kedepan juga masih cukup tinggi.

     

    "Imbauan iniu terutama untuk rumah warga yang berada di bawah tebing dan lereng gunung harus waspada demi keselamatan bersama," katanya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.