• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 16 September 2019

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    TTU Alokasikan Dana Rp 45 Miliar Bangun Rumah Layak Huni
    ALBERT VINCENT REHI | Minggu, 26 Februari 2017 | 10:10 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    TTU
    Bupati TTU, Raymundus Sau Fernendez

     

    KUPANG,FLOBAMORA.NET - Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) mengalokasikan dana sebesar Rp 45 miliar untuk pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah di daerah tersebut.

     

    “Tahap awal pembangunan rumah layak huni ini rencana akan dilaunching April 2017 mendatang dengan target minimal satu kecamatan satu desa yang  mendapatkan bantuan rumah layak huni,” kata Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandez di Kupang, Sabtu (25/2)

     

    Menurutnya, anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan rumah layak huni ini masuk dalam dana Bansos (Bantuan Sosial). Karena itu,semua calon penerima harus terekam di dalam Peraturan Bupati (Perbub).Artinya semua nama penerima harus masuk dalam Perbup.

     

    Ia menjelaskan, semua desa yang sudah ditetapkan mendapatkan rumah layak huni ini, calon penerima membuat surat permohonan kepada bupati untuk mendapatkan bantuan.

    Kata dia, pembangunan rumah layak huni menjadi prioritas, karena pihaknya berkomitmen untuk menurunkan angka kemiskinan.Ini lantaran salah satu  variable kemiskinan paling tinggi diukur dari kepemilikan rumah

     

    “ Teknisnya, dana itu kita transfer masuk ke rekening masyarakat penerima
    rumah layak huni. Tidak dalam bentuk proyek tetapi masyarakat sendiri yang akan membelanjakan uang itu dan mengerjakan sendiri rumahnya.


    Pemerintah hanya menentukan dua bulan yaitu bulan  April dan Mei sebagai bulan Bhakati Gotong Royong dan kita fokus untuk menyelesaikan rumah layak huni”, kata Ray Fenandez  yang digadang-gadang maji sebagai Calon Gubernur NTT dari PDI Perjuangan.


    Ia menambahkan, pada tahun 2004 lalu angka kemiskinan di TTU sebesar 34,10 persen, kemudian tahun 2016 angka kemiskinan turun menjadi 22,18 persen. Ia juga optimis hingga tahun 2021 d imasa kepemimpinannya angka kemiskinan dibawah 10 persen.

    “ Saya memang bercita – cita untuk membawa TTU keluar dari daerah tertinggal dan keluar daerah miskin. Kita tidak bisa tetap bertahan di dalam daerah tertinggal dan daerah miskin”, kata bupati dua periode ini.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.