• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 24 Januari 2022

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Kasus Dermaga Namangkewa, Kemenhub Perlu Bentuk Penilai Ahl
    VICKY DA GOMEZ | Rabu, 01 Maret 2017 | 09:30 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Kasus
    Dermaga Feri Namangkewa,Kabupaten Sikka

     

     

    MAUMERE,FLOBAMORA.NET– Kasus robohnya Dermaga Feri Namangkewa di Kecamatan Kewapante, hingga kini belum jelas penanganannya. Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia Wilayah NTT (TPDI-NTT) Meridian Dewanta Dado pun mendesak Kementerian Perhubungan RI membentuk penilai ahli untuk menyelidiki kasus ini.
           

    Dalam rilisnya kepada wartawan, Meridian Dado mengatakan pembentukan penilai ahli oleh Kemenhub RI bisa melalui Dinas Perhubungan NTT dan Dinas Perhubungan Sikka bersama-sama dengan kontraktor pelaksana proyek ini. Menurut dia, secara yuridis, pembentukan penilai ahli tersebut dibolehkan.

    “Penilai ahli yang profesional, objektif dan independen harus sudah dibentuk dalam jangka waktu 1 bulan sejak diterimanya laporan kegagalan bangunan pada ambruknya Dermaga Fery Namangkewa,” kata dia.

    Penilai ahli, sebutnya, memiliki kewenangan untuk menetapkan pihak yang bertanggungjawab atas kegagalan bangunan serta tingkat dan sifat kesalahan yang dilakukan, menetapkan besarnya kerugian serta usulan besarnya ganti rugi yang harus dibayar oleh pihak yang melakukan kesalahan dan menetapkan jangka waktu pembayaran ganti rugi.

    Menurut pengacara yang berpraktik di Kabupaten Sikka ini, penilai ahli pada pokoknya bisa menentukan penyebab kegagalan bangunan pada Dermaga Fery Namangkewa itu apakah akibat kesalahan perencanaan, kekeliruan pelaksanaan ataukah ketidakcermatan pengawasannya. Sebab, tambah dia,  sejak tahapan perencanaan pekerjaan konstruksi sampai dengan proses pelaksanaan dan pengawasannya telah sama-sama diketahui bahwa setiap tahun pesisir wilayah Namangkewa selalu diterjang ombak.

    “Sehingga semestinya proses pembangunan Dermaga Fery Namangkewa sedari awal harus memenuhi ketentuan tehnik yang kualitasnya memadai guna mencegah terjadinya kegagalan bangunan,” ujarnya.

    Meridian Dado mengatakan jika dari hasil penilaian penilai ahli ditemukan kesengajaan yang masif oleh pihak perencana, pelaksana atau pengawas pekerjaan untuk melalaikan kualitas tehnik konstruksi maka harus diterapkan sanksi pemidanaan terhadap pihak-pihak dimaksud sesuai UU Nomor 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi.

    Dia pun menyebut beberapa referensi aturan, seperti pasal 43 ayat (1) yang menyatakan barang siapa yang melakukan perencanaan pekerjaan konstruksi yang tidak memenuhi ketentuan keteknikan dan mengakibatkan kegagalan pekerjaan konstruksi atau kegagalan bangunan dikenai pidana paling lama 5 (lima) tahun penjara atau dikenakan denda paling banyak 10% (sepuluh per seratus) dari nilai kontrak.

    Selanjutnya pasal 43 ayat (2) yang menegaskan bahwa barang siapa yang melakukan pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang bertentangan atau tidak sesuai dengan ketentuan keteknikan yang telah ditetapkan dan mengakibatkan kegagalan pekerjaan konstruksi atau kegagalan bangunan dikenakan pidana paling lama 5 (lima) tahun penjara atau dikenakan denda paling banyak 5% (lima per seratus) dari nilai kontrak.

    Aturan lain yakni pasal 43 ayat (3) yaitu barang siapa yang melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan konstruksi dengan sengaja memberi kesempatan kepada orang lain yang melaksanakan pekerjaan konstruksi melakukan penyimpangan terhadap ketentuan keteknikan dan menyebabkan timbulnya kegagalan pekerjaan konstruksi atau kegagalan bangunan dikenai pidana paling lama 5 (lima) tahun penjara atau dikenakan denda paling banyak 10% (sepuluh per seratus) dari nilai kontrak.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2022 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.