• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 03 Desember 2020

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    NTT Miliki Tiga Kawasan Strategis Pengembangan Industri
    ALBERT VINCENT REHI | Rabu, 01 Maret 2017 | 12:57 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    NTT
    Gubernur NTT, Frans Lebu Raya

     

     

    KUPANG,FLOBAMORA.NET -Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki tiga kawasan strategis pengembangan industri yakni Kawasan Industri Bolok di Kabupaten Kupang, Maurole di Kabupaten Ende, dan Kanatang di Sumba.


    Gubernur NTT, Frans Lebu Raya menyampaikan upaya pemerintah daerah untuk mengembangkan produk-produk industri adalah penetapan sasaran dan program pengembangan industri unggulan provinsi, pengembangan perwilayahan industri, pembangunan sarana dan prasarana industri, pembangunan sumber daya industri, dan pemberdayaan industri kecil dan menengah.


    "Pengembangan perwilayahan industri meliputi program-program yang terkait dengan pengembangan wilayah pusat industri, Kawasan Peruntukan Industri, kawasan industri dan sentra industri kecil dan industri menengah," kata Frans dalam pertemuan dengan Komisi VI DPR RI di Kupang, Senin (27/2).


    Lebu Raya menjelaskan, pengembangan sarana dan prasarana industri meliputi program-program yang terkait pengembangan pengelolaan lingkungan, lahan industri berupa kawasan industri dan kawasan peruntukan industri, fasiliitas jaringan energi dan kelistrikan, fasilitas jaringan telekomunikasii, fasilitas jaringan sumber daya air, fasilitas sanitasi, fasilitas jaringan transportasi, sistem informasi industri, serta infrastruktur penunjang standarisasi industri.


    Selain itu, pemberdayaan industri kecil dan menengah meliputi program-program yang terkait dengan pengembangan IKM mencakup perumusan kebijakan dan pengembangan kelembagaan, penumbuhan wirausaha baru dan pemberian fasilitas bagi IKM.


    Ia mengemukakan, pola pembinaan dan promosi yang telah dilakukan pemerintah Provinsi NTT untuk meningkatkan kinerja sektor perindustrian yakni perluasan kawasan industri, pelatihan pengembangan SDM, koordinasi lintas sektor, dan pelaksanaan pameran-pameran.


    Untuk sektor perdagangan, pemerintah daerah melakukan pola pembinaan dan promosi untuk meningkatkan kinerja yakni pameran dagang untuk promosi produk daerah. Selain itu, dilakukan pelatihan dan bimbingan teknis (Bimtek) bagi pelaku usaha daerah untuk peningkatan kualitas dan keberagaman produk usaha.


    "Ada juga pola pembinaan dan promosi yang dilakukan adalah memberikan informasi mengenai profil pelaku usaha, kolaborasi dan koordinasi pemberdayaan dan pembinaan pelaku usaha pusat dan daerah serta pelaksanaan kegiatan pasar murah bersubsidi yang menjual kebutuhan pokok masyarakat," katanya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.