• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 24 Januari 2022

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Danrem Minta Prajurit Sikapi Situasi Bangsa
    ALEX | Kamis, 02 Maret 2017 | 12:14 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Danrem
    Danrem 161 Wirasakti Kupang Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa saat berkunjung ke Makodim Ende

     

     

    ENDE,FLOBAMORA.NET - Danrem 161 Wirasakti Kupang  Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa,meminta para prajuritnya untuk tetap waspada menyingkapi situasi berbangsa dan bernegara sekarang ini. Pasalnya, indikasi terhadap gangguan keamanan sudah mulai terasa.

     

    Permintaan Danrem 161 Wirasakti ini saat bertatap muka dengan para prajurit dan perwira di Kodim 1602 Ende,Rabu(1/3) di Makodim Ende.

     

    Hadir pada saat itu Ketua KCK Koorcab Rem 161 Nyonya Erni Arum Nursanti ,Dandim 1602 Ende Letkol Kav Suteja,Kasilogrem 161/WS Letkol Inf Albertus Doni Dewantoro.

     

    Menurutnya kewaspadaan itu harus  terus dijaga. Karena itu prajurit diminta untuk terus menjaga lingkungan masyarakat sehingga tetap aman dan damai.

     

    Dia menyatakan, negara ini kokoh dan kuat karena keberagaman karena ada Pancasila ,UUD 45,Bhineka Tunggal Ika.

     

    "Berdasarkan laporan tadi, Ende kondusif.Teruslah jalin komunikasi dengan masyarakat,terutama tokoh-tokoh seperti tokoh agama,tokoh adat dan lain-lain juga termasuk dengan pemerintah,"kata jendral bintang satu ini.

     

    Dia juga menegaskan indikasi adanya gangguan keamanan sudah jelas dimana lanjut mantan Wwadanjen Kopasus ini terlihat akhir-akhir ini yang menimpa negara berkembang,negara yang kaya akan Sumber Daya Alam dan itu termasuk Indonesia.

     

    "Tidak menutup kemungkinan Indonesia bisa dibikin rusuh.Seperti yang terjadi di beberapa negara berkembang,"ujarmya.

     

    Lebih jauh ia mengatakan perang kini sudah mulai. Tetapi, perang yang dimaksudkan bukan dengan mengangkat senjata tapi proxsima atau asimetris.

     

    Ia mengatakan, kini ancaman terbesar adalah narkoba dan media social.Karena itu, tidak bisa bendung tetapi hanya bisa bentengi diri.Apalagi media sosial dalam hitungan detik bisa membuat perang dunia.

     

    "Contohnya kasus Ahok luar biasa bisa kumpulkan jutaan orang.Saya minta anggota yang gunakan medsos,gunakan secara bijak,"kata dia sambil meminta peran intel semakin digiatkan dalam menangkal isu-isu yang memecah persatuan,mendeteksi,menganalisa dan memecahkannya.

     

    Sebelumnya Dandim 1602 Ende Letkol Kav Suteja melaporkan kondisi keamanan di Kabupaten Ende dan tentang aktivitas jajaran Kodim 1602 Ende.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2022 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.