Warning: ob_start(): output handler 'ob_gzhandler' conflicts with 'zlib output compression' in /home/flobamor/public_html/media.php on line 2
Usai Telan Obat Frambusia, Pelajar SD Wairhubing Pingsan


  • LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 23 Maret 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Usai Telan Obat Frambusia, Pelajar SD Wairhubing Pingsan
    VICKY DA GOMEZ | Rabu, 08 Maret 2017 | 18:07 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Usai
    Petugas medis di Puskesmas Waipare sedang membantu pelajar yang mengalami pingsan setekah menenggak obat pencegahan penyakit frambusia, Rabu (8/3)

     

    MAUMERE,FLOBAMORA.NET – Sebanyak 24 pelajar SD Wairhubing di Kecamatan Kangae, Rabu (8/3), sekitar pukul 12.30 Wita, terpaksa dilarikan ke Puskesmas Waipare. Mereka pingsan, lemas, serta merasa sakit di bagian perut dan uluhati. Setengah jam sebelumnya para pelajar ini menelan obat dalam bentuk tablet untuk mencegah penyakit frambusia.
           

    Obat pencegahan penyakit ini dibagikan secara massal kepada seluruh siswa di sekolah itu. Yang membagikan adalah petugas dari Dinas kesehatan Kabupaten Sikka, Puskesmas Waipare dan dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT. Petugas baru sempat membagikan untuk pelajar Kelas I sampai Kelas V. Saat hendak membagi untuk Kelas VI dibatalkan, karena terlanjur ada pelajar yang pingsan.
           

    Kepala SD Wairhubing Alek Maria menuturkan pemberian obat frambusia ini dilakukan secara massal. Setengah jam sesudahnya, tiba-tiba saja ada pelajar yang pingsan. Belum sempat menolong 1 pelajar yang pingsan, tidak lama kemudian makin banyak yang pingsan. Suasana sekolah pun  berubah menjadi panik. Pihak sekolah segera berespons cepat untuk melarikan para pelajar ke puskesmas terdekat.
           

    “Obat itu dibagikan kepada pelajar Kelas I sampai Kelas V. Semua siswa berjumlah 134 orang. Mau dibagi ke Kelas VI tidak jadi karena sudah ada yang pingsan,” jelas dia.
           

    Harlin Hutauruk, staf Dinkes Sikka menjelaskan frambusia adalah penyakit menular yang bisa menyerang siapa saja, termasuk para pelajar. Karena itu pihak Dinkes Sikka berupaya memberikan obat pencegahan kepada para pelajar di SD Wairhubuing.
           

    Dia mengakui bahwa reaksi obat ini cukup cepat, dan bisa mengakibatkan rasa mual, kepala pening, dan sakit sakit di sekitar perut. Bagi yang kondisi fisik kurang bagus, bisa langsung pingsan. Sayangnya, meski sudah tahu kondisi ini Dinkes Sikka tidak mengantisipasi jika terjadi sesuatu pada parfa pelajar.

    Harlin menambahkan jenis penyakit frambusia, cukup rentan di Kabupaten Sikka. Ada dua desa yang sudah terindikasi banyak korban yakni Desa Watuliwung di Kecamatan Kangae dan Desa Kesokoja di Kecamatan Palue. Selama ini pihaknya terus melakkan sosialisasi kepada masyarakat untuk melakukan pencegahan terhadap penyakit ini.

    Camat Kangae Yohanes Yanto Kaliwon menyempatkan diri membesuk para pelajar yang sedang dirawat di Puskesmas Waipare. Tampak juga beberapa orangtua pelajar, yang gelisah dengan kondisi anaknya. Setelah mendapat perawatan, para pelajar akhirnya kembali siuman, dan kemudian dibawa pulang orangtua masing-masing.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.