• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 16 September 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Tentara dan Pelajar Perbaiki Gedung SMK Budi Luhur
    VICKY DA GOMEZ | Jumat, 10 Maret 2017 | 14:30 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Tentara
    Anggota TNI-AD dari Kodim 1603 Sikka sedang membantu perbaikan atap dan bangunan SMK Budi Luhur Maumere, Kamis (9/3)

     

    MAUMERE,FLOBAMORA.NET– Sebanyak 12 ruang kelas di Lantai 2 SMK Budi Luhur Maumere rusak dihantam puting beliung pada Selasa (7/2) lalu. Pasca kejadian itu, sepertinya tidak ada perhatian dari pemerintah setempat. Sikap “tutup mata” ini memaksakan puluhan tentara dari Kodim 1603 Sikka dibantu puluhan pelajar memperbaiki sekolah itu, Kamis (9/3).
           

    Seperti disaksikan wartawan, tampak anggota TNI-AD bersama pelajar di sekolah itu beramai-ramai kerja gotong-royong memperbaiki atap dan bangunan sekolah yang jebol. Sebelum melakukan perbaikan, Kodim 1603 Sikka menggelar apel kekuatan bertempat di halam sekolah itu. Apel kekuatan ini dipimpin Danramil Kota Surikan.
           

    Surikan menyebutkan jumlah personil yang terlibat pada perbaikan sekolah ini yakni 32 personil anggota TNI-AD dan dibantu 62 pelajar SMK Budi Luhur. Para pelajar sengaja dilibatkan, untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap sekolah tersebut.
           

    Dia menjelaskan seluruh atap sekolah yang masih menggantung pada bangunan sekolah semuanya diturunkan. Upaya ini dilakukan guna menghindari hal-hal yag tidak diinginkan jika terjadi angin yang kencang. Persoalannya, kondisi cuaca di Kabupaten Sikka saat ini sedang tidak menentu.
           

    “Setelah kami turunkan semua atapnya, nanti kami perbaiki hanya 3 ruangan yang sebelum bencana difungsikan sebagai laboratorium komputer. Biar seluruh perangkat kompter dapat difungsikan kembali di tempat itu.  Rangka bangunan yang jebol kami ganti dengan kayu yang masih baik. Lalu kami pasangkan kembali atap seng. Kami manfaatkan bahan-bahan lokal yang kami anggap masih layak untuk dipakai,” jelas Surikan.
           

    Perbaikan atap dan bangunan sekolah ini, lanjut Surikan, tanpa ada biaya operasional. Anggota TNI-AD dan para pelajar hanya memanfaatkan kembali bahan-bahan yang masih ada. Sekiranya ada bahan yang harus dibelanjakan, maka dia akan berkoordinasi dengan pihak sekolah.
           

    Surikan menambahkan keterlibatan TNI-AD pada perbaikan sekolah ini semata-mata sebagai bentuk keprihatinan atas bencana yang melanda sekolah itu. Ini juga untuk menunjukkan kemanunggalan antara TNI-AD dan masyarakat, dalam hal ini komunitas sekolah.
           

    Sejumlah pengajar di sekolah itu ikut terlibat langsung di bawah pimpinan Kepala SMK Budi Luhur Arbus Antonius. Tampak pengajar laki-laki membantu merapikan seng-seng yang sudah dibongkar. Sedangkan pengajar perempuan membantu menyiapkan air mineral dan makanan tradisional.
           

    Sebagaimana diberitakan sebelumnya, angin kencang yang terjadi di Kota Maumere, Selasa (7/2), menerbangkan seluruh atap seng SMK Budi Luhur yang terletak di Jalan Diponegoro Kelurahan Kota Uneng. Tidak ada korban jiwa, karena peristiwa ini terjadi di luar jam sekolah.
             

    Arbus Antonius telah menyampaikan laporan secara resmi terkait peristiwa bencana ini kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka. Dalam surat resminya itu, Arbus Antonius mendetail kerugian akibat kerusakan senilai Rp 300 juta lebih.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.