• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 30 Mei 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Napi di Maumere Tewas Gantung Diri
    VICKY DA GOMEZ | Rabu, 29 Maret 2017 | 19:26 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Napi
    Jasad narapidana Nikolaus Ware yang teweas gantung diri, Rabu (29/3), dibawa petugas keamanan ke RSUD TC Hillers Maumere.

     

    MAUMERE,FLOBAMORA.NET - Petugas keamanan di Rutan Maumere terpaksa mencari seorang narapidana yang diketahui tidak mengikuti apel pagi, Rabu (29/3). Ternyata, Nikolaus Ware, 59, narapidana itu ditemukan tewas gantung diri di sebatang pohon.

    Hingga berita ini dipublish, belum diketahui penyebab meninggalnya narapidana yang divonis 5 tahun penjara akibat kasus cabul tersebut. Aparat keamanan dari Polres Sikka masih melakukan penyelidikan.

    Kepala Rutan Maumere Hudi Ismono yang ditemui menjelaskan, selama ini narapidana asal Kecamatan Palue itu diinapkan di klinik Rutan. Ruangan klinik ini tidak dikunci, berbeda dengan ruangan lain yang ditempati tahanan dan narapida. Yang bersangkutan sedang mengalami sakit hernia, sehingga membutuhkan perawatan.

    Dia menceritakan, seperti biasa sekitar pukul 05.00 Wita petugas keamanan melakukan kontrol ke semua ruangan. Di ruangan klinik, petugas tidak menemukan Nikolaus Ware. Waktu itu, tidak ada firasat buruk, karena petugas berpikir narapidana itu sedang ke kamar kecil.

    Saat apel pagi pukul 07.00 Wita, cerita dia, ketika dicek lagi baru diketahui Nikolaus tidak mengikuti apel. Petugas langsung menyusul ke ruangan klinik untuk memastikan keberadaan Nikolaus Ware.

    “Waktu itu ada yang sementara sapu di dekat pohon. Lalu lihat ada bercak darah dan kotoran. Begitu dia lihat ke atas, ternyata ada yang gantung diri. Petugas yang sapu langsung teriak. Setelah dicek, ternyata Nikolaus Ware. Saya langsung telepon Kasat Reskrim, dan meminta staf untuk menghubungi istri narapidana ini,” jelas Hudi Ismono.

    Setelah mengetahui kejadian ini, Ismono langsung berkoordinasi dengan Kasat Reskrim Polres Sikka. Aparat keamanan dari Polres Sikka segera melokalisir tempat kejadian perkara, kemudian menurunkan jasad narapidana tersebut, disaksikan oleh istri korban.

    Jasad korban langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD TC Hillers Maumere. Istri korban, Yuvensia Lanu, 57, tampak menangis sedih di luar kamar jenazah.

    Ismono mengatakan, istri korban paling setia mengunjungi Nikolaus. Kepala Rutan ini pernah berpesan kepada istrinya agar memberikan informasi-informasi yang positip sehingga tidak menambah beban pikiran bagi narapidana yang baru menjalankan huukuman 1,5 tahun itu.

    Kepada media ini di kamar jenazah RSUD TC Hillers Maumere, Yuvensia Lanu mengaku mengetahui kejadian yang menimpa suaminya itu dari pegawai Rutan. Waktu itu dia menginap di rumah keluarga, karena sehari sebelumnya sempat membesuk suami.

    ”Tidak ada firasat apa-apa. Hanya kemarin, waktu saya besuk dia, saya sempat bilang nanti besok (hari ini, Red), saya datang lagi. Tapi dia larang, dia bilang tidak usah datang,” cerita Yuvensia.

    Nikolaus Ware dan Yuvensia Lanu tidak memiliki anak. Keduanya mengangkat tiga orang anak sejak kecil. Menurut Yuvensia, selama ini suaminya sering mengeluh dan mengkhawatirkan nasib pendidikan tiga anak tersebut. Korban khawatir karena selama ini dia yang bekerja sebagai petani, dan menjadi tulang punggung rumah tangga.

    Dari tiga anak ini, satunya sedang kuliah di Bandung, satunya lagi sekolah di SMK Bina Maritim, dan yang terakhir pelajar pada sebuah sekolah menengah di Palue. Kebutuhan pendidikan sangat tinggi, sementara Nikolaus Ware tidak bisa berbuat banyak karena harus menjalani hukuman pidana.

    Rencananya jasad Nikolaus Ware dibawa ke PaluE dan dikebumikan di sana. Karena tidak memiliki biaya, apalagi suaminya meninggal dalam status sedang menjalani hukuman pidana, Yuvensia Lanu berharap negara dalam hal ini Rutan Maumere dapat menanggung semua biaya sampai dengan suaminya dikuburkan.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.