• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 19 November 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Halangi Putusan Eksekusi, Satu Keluarga Dievakuasi Paksa Keluar Dari Rumah
    VICKY DA GOMEZ | Jumat, 31 Maret 2017 | 13:01 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Halangi
    Tidak terima rumahnya akan digusur, Aleks, anak dari Sebastianus Mbila berusaha menghalangi proses eksekusi tanah di Dusun Bajo Desa Geliting Kecamatan Kewapante, Kamis (30/3)

     

    MAUMERE,FLOBAMORA.NET – Sebastianus Mbila bersama anak-anak dan cucu-cucu tetap nekad tidak mau keluar dari rumah mereka di RT 08 RW 02 Dusun Bajo Desa Geliting Kecamatan Kewapante, Kamis (30/3). Karena dianggap menghalangi putusan eksekusi, satu keluarga ini pun dievakuasi paksa keluar oleh aparat keamanan.
           

    Sebelumnya juru eksekusi dari Pengadilan Negeri Maumere Muhamad Rusdin melalui megaphone meminta agar Sebastianus Mbila bersama keluarga segera mengeluarkan barang-barang dari rumah dan mengosongkan rumah tersebut. Sebastianus Mbila dan keluarga tidak mengindahkan permintaan ini, mereka tetap duduk santai di ruangan tengah.
           

    Tidak lama berselang Aleks, anak Sebastianus Mbila keluar dari rumah dan menemui Muhamad Rusdin. Dia membawa dengan sejumlah dokumen sebagai bukti kepemilikan atas  tanah seluas 386,25 meter persegi tersebut. Muhamad Rusdin tetap bersikeras melaksanakan perintah Mahkamah Agung untuk mengeksekusi bidang tanah tersebut.
           

    Karena tidak ada reaksi mengosongkan tempat tersebut, Muhamad Rusdin meminta negosiator dari Polres Sikka mengkomunikasikan dengan Sebastianus Mbila. Kurang lebih 15 menit negosiator bertemu Sebastianus Mbila dan keluarga di ruangan tengah. Aleks tetap ngotot tidak mau keluar dari rumah. Dia terus menunjukkan dokumen akta jual beli dan dokumen lain yang dipegangnya.
           

    Akibat negosiasi gagal karena Sebastianus Mbila dan keluarga tetap nekad bertahan, Muhamad Rusdin pun memerintahkan evakuasi paksa. Anggota Satpol PP Sikka mengeluarkan barang-barang dari dalam rumah, beberapa polisi wanita mengamankan 3 orang perempuan, anggota polisi mengamankan 2 anak yang masih kecil, dan anggota Brimob mengamankan Sebastianus Mbila dan Aleks. Satu anggota keluarga ini dievakuasi ke rumah tetangga.
           

    Usai evakuasi paksa, Muhamad Rusdin memerintahkan operator alat berat untuk segera mengeksekusi rumah semi permanen tersebut. Proses eksekusi ini dikawal ketat ratusan aparat keamanan dari Polres Sikka, Brimob Maumere, dan Satpol PP Sikka, yang sejak sekitar pukul 09.00 Wita sudah berada di lokasi.
           

    Proses eksekusi ini pun berjalan lancar, disaksikan oleh Camat Kewapante Alfonsus Naga dan Kepala Desa Geliting Makarius Oskar. Sejumlah warga masyarakat sekitar ikut menyaksikan proses eksekusi ini.
           

    Marianus Moa, kuasa hukum Darius Tola selaku pemohon kasasi, menjelaskan bahwa tanah tersebut milik kliennya yang dibeli pada tahun 1986 dari Marsianus Rajalewa. Karena saat itu kliennya berdomisili di Samarinda, maka biaya jual beli tanah dititipkan pada Sebastianus Mbila, orang yang masih berhubungan keluarga dekat karena kawin mawin. Dalam perjalanan akta jual beli tidak atas nama Darius Tola tetapi atas nama Sebastianus Mbila.
           

    Masalah ini baru terkuak saat proses sertifikasi tanah melalui jalur prona. Kebetulan saat itu Darius Tola sedang berada di Maumere. Negosiasi secara kekeluargaan antara dua orang ini pun gagal, sehingga masalahnya harus dibawa ke pemerintahan desa.
           

    Kepala Desa Geliting Makarius Oskar mengaku mengurus sengketa tanah ini secara kekeluargaan sejak tahun 2010. Namun sampai dengan tahun 2012 tidak kedua pihak tidak menemukan solusi. Akhirnya persoalan ini kemudian dibawa ke jalur hukum. Kurang lebih 4 tahun sengketa tanah ini berlangsung, hingga akhirnya MA memutuskan tanah tersebut menjadi milik Darius Tola.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.